Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir sedang menandatangani peresmian Amal Usaha Muhammadiyah Lamongan.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir menegaskan, Islam masuk dan berkembang di Indonesia tidak dengan kekerasan dan teror, tetapi dengan cara yang ramah dan damai. Hal itu disampaikan dalam Tabligh Akbar peringatan Milad ke-107 Muhammadiyah di Alun-alun Lamongan, Minggu (15/12) pagi.
Guru Besar Sosiologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tersebut menjelaskan, proses masuknya Islam melalui proses yang panjang, berawal dari aliran kepercayaan, animisme, dinamisme, hingga ke agama Hindu dan Budha.
BACA JUGA:
- Jasa Bakar Kepala Kurban di Lamongan Diserbu Warga, Empat Tungku Tak Cukup
- Penyembelihan Sapi Kurban 1,1 Ton Presiden Prabowo di Mantup Lamongan Jadi Tontonan
- Libur Iduladha 2026, Penumpang Kereta di Stasiun Lamongan Diproyeksi Tembus 4.371 Orang
- Sapi Kurban Jumbo Ngamuk di Lamongan Kota, Warga dan Pengendara Panik
"Dengan santun Islam perlahan diterima masyarakat Indonesia yang beragam dan menjadi agama mayoritas yang menggantikan agama Hindu Budha yang sudah lama mendarah daging sebelumnya, di era kerajaan," ujarnya
Haedar mengungkapkan, Islam di Indonesia saat ini mempunyai misi untuk mengekspor semangat rahmatan lil alamin dunia internasional, agar ajaran Islam yang ramah dan damai bisa diterima masyarakat dunia.
"Sebelum diekspor, terlebih kita harus berkaca pada diri sendiri dan Islam di Indonesia secara luas. Sebelum di ekspor sudah seharusnya kita memperbaiki dari dalam dulu," tegas Haedar.
Sementara Bupati Lamongan H. Fadeli sering merasa iri dengan Muhammadiyah. Karena hampir setiap tahun Muhammadiyah membangun gedung baru, amal usaha baru yang belum mampu ditiru, apalagi disaingi Pemkab Lamongan.
"Muhammadiyah telah banyak membantu pembangunan di Kabupaten Lamongan. Terbukti berkat kiprah Muhammadiyah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan mencapai 71.9 persen," ungkap bupati dua periode ini.
Dalam kunjunganya ke Lamongan tersebut, Haedar Nashir juga meresmikan beberapa amal usaha baru milik Muhammadiyah. Di antaranya gedung RSU Muhammadiyah Babat, RS Muhammadiyah Kalikapas, Gedung Baru RS Muhammadiyah Lamongan, dan beberapa di bidang pendidikan.
Hadiri dalam acara tersebut, Anggota DPR RI Komisi X Zainudin Maliki, Ketua DPW Muhammadiyah Jatim, Saad Ibrahim, Wabup Kartika Hidayati, Sekda Yuhronur Efendi, Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur dan Forkopimda. (qom/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




