LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan dukungan langsung kepada keluarga anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok yang hingga kini masih belum ditemukan saat bersilaturahmi di Labuhan, Kecamatan Brondong, Rabu (22/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, bupati menyerahkan bantuan kepada 18 keluarga korban.
Bantuan hasil kolaborasi Dinas Sosial, BPBD, Baznas, dan Korpri Kabupaten Lamongan itu berupa paket sembako serta bantuan uang tunai untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga yang terdampak.
Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Lamongan turut prihatin atas musibah hilang kontak KMN Entok yang berangkat melaut sejak 3 Juni 2026.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan area penyisiran meliputi perairan Sulawesi, Madura, hingga Kepulauan Kangean.
"Pemerintah Kabupaten Lamongan turut prihatin atas kejadian hilang kontak ABK KMN Entok. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Upaya pencarian terus dilakukan. Kita semua berharap para korban dapat segera ditemukan," ujarnya.
Selain bantuan darurat, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga memastikan perlindungan sosial bagi keluarga nelayan tetap menjadi perhatian.
Salah satunya melalui perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan yang kini telah mencakup sekitar 24 ribu nelayan di Kabupaten Lamongan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko pekerjaan.
Di bidang pendidikan, Pemkab Lamongan juga menyiapkan dukungan bagi anak-anak keluarga korban melalui Program Beasiswa Perintis.
Program tersebut diharapkan mampu menjamin keberlanjutan pendidikan mereka meski tengah menghadapi musibah yang menimpa keluarganya.
Pada kesempatan yang sama,Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang masih terlibat dalam upaya pencarian ABK KMN Entok.
Menurutnya, sinergi seluruh unsur menjadi harapan agar para korban dapat segera ditemukan.
Sementara itu, Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Nur Wahid, yang mewakili keluarga korban, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Ia berharap pendampingan kepada keluarga korban terus dilakukan melalui bantuan sosial, perlindungan jaminan sosial, maupun dukungan pendidikan, sembari proses pencarian tetap dilanjutkan melalui koordinasi dengan seluruh pihak terkait.










