Senin, 16 Desember 2019 19:54

Perkuat Kerja Sama, Indonesia-Tanzania Gelar Forum Perdana untuk Industrialisasi

Jumat, 22 November 2019 10:01 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Perkuat Kerja Sama, Indonesia-Tanzania Gelar Forum Perdana untuk Industrialisasi
Program tersebut dihadiri oleh Hon. Angellah Mbelwa Kairuku, Menteri Negara Urusan Investasi Tanzania selaku Tamu Kehormatan. Hadir juga pada forum tersebut, Hon. Phillip Mangula, Wakil Ketua Partai Chama Cha Mapinduzi (Partai berkuasa di Tanzania), serta Zacchy Mbenna, Direktur Tanzania Private Sector Foundation (TPSF).

DAR ES SALAAM, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperkuat kerja sama Indonesia-Tanzania terkait upaya industrialisasi, KBRI Dar es Salaam telah menyelenggarakan Indonesia-Tanzania Industrialization Forum (ITIF) Pertama di Grand Hyatt, Dar es Salaam, Kamis 21 November 2019.

Program tersebut dihadiri oleh Hon. Angellah Mbelwa Kairuku, Menteri Negara Urusan Investasi Tanzania selaku Tamu Kehormatan. Hadir juga pada forum tersebut, Hon. Phillip Mangula, Wakil Ketua Partai Chama Cha Mapinduzi (Partai berkuasa di Tanzania), serta Zacchy Mbenna, Direktur Tanzania Private Sector Foundation (TPSF).

Pertemuan tersebut juga dihadiri sekitar 22 delegasi dari Indonesia yang terdiri dari 10 perusahaan (antara lain PT. Timah, Kalbe Farma, EMP Buzi, Ocean Fresh dan, APP Sinar Mas, dll), Sinar Antjol Indofood, serta lebih dari 50 pengusaha Tanzania.

Forum ini yang pertama kali diselenggarakan sejak dimulainya hubungan diplomatik Indonesia dan Tanzania. Tujuannya mempromosikan serta mendiskusikan upaya penguatan kerja sama pengembangan industrialisasi antara Indonesia - Tanzania.

Hal itu terutama melalui peningkatan kehadiran perusahaan-perusahaan Indonesia yang telah memiliki kapasitas industri yang kuat untuk mendukung pembangunan membangun industri di Tanzania.

Sebagai negara dengan populasi cukup besar dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta menjadi pintu masuk sejumlah negara landlocked di Kawasan Afrika Timur, terdapat peluang besar bagi perusahaan-perusahaan Indonesia untuk menggarap pasar yang sangat potensial.

Bukan hanya melalui perdagangan, namun juga melalui investasi pembangunan industriindustri dan infrastruktur di Tanzania. Ide untuk menyelenggarakan forum ini berasal dari kunjungan-kunjungan yang dilakukan ke 9 region (provinsi) di Tanzania selama periode 2017-2018.

"Saya yakin bahwa Tanzania memiliki potensi besar untuk menjadi economic power house di Kawasan sebagaimana juga Indonesia di Asia Tenggara.

Hal itu menjadi sangat wajar apabila Indonesia berupaya memanfaatkan peluang di Tanzania yang sangat besar tersebut,” ungkap Dubes RI Dar es Salaam, Prof. Dr. Ratlan Pardede dalam sambutannya.

“Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah kedua negara di mana kami berhasil mengumpulkan banyak perusahaan untuk mendiskusikan upaya kolaborasi untuk mengembangkan industr di Indonesia dan Tanzania,” tandasnya.

Lebih lanjut, Dubes RI juga menyampaikan sejumlah proyek industri dan infrastruktur yang telah berhasil disepakati dan dijalankan antara Indonesia dan Tanzania sejak Beliau mulai menjabat.

“Tahun ini terdapat dua perusahaan dari Indonesia yang akan membuka pabrik di Dar es Salaam dan Pemba. Tahun ini juga menandakan sebuah permulaan baru signifikansi Indonesia di Tanzania dengan persetujuan Exim Bank Indonesia untuk mendanai pembangunan Liquid Gas Terminal di Zanzibar,” ujarnya.

Dubes RI juga mengutarakan bahwa penyelenggaraan ITIF merupakan ajang utama bagi KBRI Dar es Salaam untuk menyambut delegasi bisnis Indonesia dalam satu grup besar untuk sebuah tujuan yang sama untuk melihat peluang pasar dan investasi di Tanzania.

Sementara itu, Guest of Honor menyambut baik diselenggarakannya Forum ini karena dapat membuka peluang kerja sama yang lebih besar serta peningkatan investasi Indonesia ke Tanzania, khususnya di bidang agroprocessing dan pemrosesan daging.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes RI dan Guest of Honor juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara perusahaan Ocean Fresh dan Zanzibar State Trading Corporation (ZSTC) untuk kerjasama pengembangan budidaya dan pengolahan rumput laut.

Selanjutnya, forum dilanjutkan dengan sesi diskusi panel yang dipandu oleh moderator serta paradengan pembicara yang berasal dari sejumlah perusahaan dan BUMN Indonesia dan Tanzania, para peserta saling membicarakan ketertarikan.

Selain itu juga tentang peluang kerja sama Indonesia dan Tanzania dalam berbagai bidang. Sejumlah sektor yang telah dieksplorasi antara lain pertambangan, energi, propertiy, manufaktur, makanan, agroprocessing, dan farmasi.

Dalam sesi Business matching/meeting, perusahaan Indonesia dan Tanzania telah melakukan pertemuan khusus sesuai dengan bidang bisnis yang dijalani, guna menjajaki kerja sama lebih lanjut antara berbagai perusahaan tersebut baik dalam bidang pemasaran, distribusi, maupun pengembangan industri.

KBRI Dar es Salaam akan terus melanjutkan program-program penguatan kerja sama ekonomi antara RI dan negara akreditasi melalui dukungan dan fasilitasi terhadap para pengusaha Indonesia guna mendukung pembangunan nasional Indonesia. (*/dur)

(Dubes RI Dar es Salaam, Prof. Dr. Ratlan Pardede)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 14 Desember 2019 23:59 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Crystal Universe, akan menjadi andalan di Milenial Glow Garden (MGG), salah satu wahana baru Jatim Park 3 yang di-launcing pada Sabtu (14/12). Betapa tidak, di ruangan ini pengunjung akan dipikat dengan keindahan 5.433 l...
Sabtu, 14 Desember 2019 13:01 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Mengerikan! Itulah gambaran sikap saling serang atau saling bully antar penganut agama di media sosial (medsos). Tanpa risih dan tedeng aling-aling mereka saling serang dengan memakai kata-kata kasar, sadis, dan kejam. Mere...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...