KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Untuk mengetahui kebutuhan sekolah jenjang tingkat SMA, Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar rapat kerja (Raker) bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di SMA Negeri 5 Taruna Brawijaya Kota Kediri, Selasa (5/11).

BACA JUGA:
- Kader PKB Jatim Salurkan 1.055 Hewan Kurban ke Pesantren dan Warga
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara S. Renny Pramana mengatakan, raker ini dilakukan untuk mengetahui kebutuhan SMA se-Jawa Timur, sebelum nantinya pembahasan APBD Provinsi tahun 2020. “Raker ini dalam rangka untuk mengetahui kebutuhan dunia pendidikan, khususnya SMA sebelum dilakukan pembahasan APBD,” ujarnya.
Selain SMA Negeri 5 Taruna Brawijaya Kediri, nantinya Komisi E juga akan mengunjungi beberapa SMA lain, seperti SMA Negeri Banyuwangi, Malang dan Madiun. “Karena saya orang Kediri, maka untuk prioritas utama tentu saya memilih Kediri di SMA Taruna ini terlebih dahulu,” ujarnya.
Dengan raker bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini, Renny berharap nantinya Komisi E bisa membantu dan mengawal anggaran yang dibutuhkan SMA ini, agar berkembang menjadi lebih baik.
“Tentunya kami (komisi E) akan mengawal dan SMA Taruna Brawijaya ini secepatnya bisa berkembang menjadi lebih baik,” harapnya.
Hadir dalam raker seluruh anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur dan juga Plt Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jatim Hudiyono beserta stafnya. (rif/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




