KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Sepinya pengunjung Pasar Setono Betek Kota Kediri pasca direhab total membuat berbagai kalangan menyalahkan manajemen Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jayabaya Kediri yang dinilai tidak becus menata para pedagang.
Tak terkecuali, kritikan keluar dari kalangan Komisi B DPRD Kota Kediri. Dalam rapat dengar pendapat dengan PD Pasar, Komisi B menilai manajemen PD Pasar sangat buruk dan perlu dirombak total.
BACA JUGA:
- APBD 2026 Disahkan, Wali Kota Kediri Tekankan Penguatan Layanan Dasar untuk Warga
- RAPBD 2026: Wali Kota Kediri Dorong Ekonomi dan Infrastruktur Berkelanjutan
- Hadiri PAW Anggota DPRD Kota Kediri, Gus Qowim: Mari Perkuat Kebersamaan Membangun Daerah
- Pelajari Strategi Pemasaran Produk Unggulan Daerah, DPRD Bojonegoro Kunjungi Kediri
Komisi B DPRD menilai persoalan PD pasar Kota Kediri merupakan persolan penting. PAD Pasar Kota Kediri dinilai masih ‘anteng’ tidak ada peningkatan, termasuk kesejahteraan karyawan PD Pasar.
Koordinator Komisi B DPRD Kota Kediri, Katino mengatakan, persoalan yang terjadi saat ini pada PD Pasar Kota Kediri menjadi persoalan serius bagi semua pihak. Pasalnya, selain masalah Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) yang belum bisa meningkat, masalah kesejahteraan gaji karyawan pasar yang harus lebih diperhatikan.
“Selama ini banyak sekali aduan jika PAD PD Pasar Kota Kediri banyak yang bocor, tidak terdata oleh manajemen. Contohnya pada nilai sewa ponten di Pasar Grosir. Yang terpenting seharusnya PD Pasar lebih memperhatikan masalah gaji karyawannya terlebih dahulu,” ucapnya.
“Selama ini mereka mengadu jika sudah bekerja bertahun-tahun tapi hanya digaji Rp 600 ribu – Rp 900 ribu. Di PD Pasar ini ada 267 karyawan dan mereka semua masih tenaga kontrak,” tambah politikus Gerindra itu.
Hal senada juga diutarakan, Regina politikus dari PDI Perjuangan. Ia meminta manajemen PD Pasar untuk membuat terobosan di seluruh pasar agar dapat meningkatkan PAD PD Pasar.
Menurutnya, PD Pasar tidak hanya membangun pasar, namun juga mencari solusi agar pasar di Kota Kediri tidak melulu pedagang, tapi juga wahana permainan ramah anak.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





