"Itu sebabnya, pelajar SMA dan SMK yang kini berada di bawah naungan UPT Dinas Pendidikan Jatim di Pamekasan, dilibatkan dalam salat istisqa berjamaah," kata Alwi Beiq, sebelum sholat dimulai, Rabu (30/10/19).
Mantan Sekdakab Pamekasan itu menegaskan, keterlibatan pelajar SMA dan SMK di Pamekasan itu tidak akan menggangu jadwal KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di sekolahnya. Sebab, salat dimulai jam 06.00 dan selesai 06.30. "Usai salat istisqa, adik-adik pelajar masih belum terlambat ikut jam pelajaran pertama belajar di sekolahnya," tutur Alwi.
Pantauan BANGSAONLINE.com di lapangan, tidak semua sekolah SMA dan SMK dilibatkan. Hanya SMA Negeri 3 dan 4, serta SMK Negeri 1 dan 3. "Pekan lalu, sekolah mengumumkan agar seluruh siswa ikut salat istisqa di Karesidenan," ujar Nurul Arifah, siswa SMK Negeri 3 Pamekasan dalam balutan mukenah.
Tampak juga dari jajaran pejabat Pemkab Pamekasan, Sekdakab Pamekasan, Totok Hartono. Saat salat istisqa dimulai, mantan Kepala Dinas PUPR Pamekaksan itu berdiri berdampingan dengan Kepala Bakorwil IV, Alwi Beiq.










