Senin, 21 Oktober 2019 00:34

Wakaf Tunai Rp 100 Triliun Pertahun, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat Lewat Wakaf

Jumat, 04 Oktober 2019 16:39 WIB
Editor: Tim
Wakaf Tunai Rp 100 Triliun Pertahun, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat Lewat Wakaf
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan Gedung Pusat Studi Ekonomi Islam Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Menara Baru Masjid Jami' Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (3/10/2019). foto: istimewa/ BANGSAONLINE.com

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Indonesia sudah sepatutnya bersyukur dengan keberadaan pondok modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur. Sebab, sebagai lembaga pendidikan, Pondok Gontor melahirkan banyak alumni berkiprah untuk negara ini dan menempati banyak posisi strategis. Hingga saat ini, Pesantren Gontor sudah memiliki 20 pesantren cabang di seluruh Indonesia dan memiliki lebih dari 34 ribu santri.

"Jawa Timur lebih bersyukur lagi karena induk pesantren modern Gontor ada di Jawa Timur. Semoga Jawa Timur menjadi sumber ilmu bagi para pencari ilmu khususnya bagi yang ingin mendalami ilmu agama di pesantren," kata Khofifah saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan Gedung Pusat Studi Ekonomi Islam Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Menara Baru Masjid Jami' Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (3/10/2019). Selain Khofifah Indar Parawansa, tampak juga Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar.

Terkait dengan peresmian Gedung Pusat Studi Ekonomi Islam UNIDA Gontor yang membuka program Pascasarjana Wakaf, Khofifah berharap Indonesia memiliki lebih banyak lagi pakar manajemen wakaf yang dapat menggerakkan pemberdayaan umat berbasis wakaf. Menurutnya hingga saat ini wakaf sebagai instrumen keuangan belum mampu dioptimalkan dalam membangun ekonomi umat.

Padahal, kata dia, potensi wakaf di Indonesia sangat besar dan dapat dijadikan titik balik kebangkitan ekonomi umat Islam. Jika dikelola dengan baik, Khofifah yakin potensi tersebut akan membawa dampak perubahan yang sangat besar bagi kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data yang dirilis Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (MUI), potensi aset wakaf tunai pertahun mencapai lebih dari Rp100 triliun, dengan realisasi sekitar Rp 400 miliar di tahun 2018.

"Literasi masyarakat kita akan wakaf masih sangat minim. Tidak sedikit yang memandang wakaf tidak ada bedanya dengan donasi atau zakat. Padahal konsep diantaranya sangat berbeda. Nah inilah nanti yang menjadi tantangan utama pemanfaatan wakaf secara massif," imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjut Khofifah, dengan hadirnya pendidikan pascasarjana yang fokus pada wakaf optimistis akan semakin banyaknya SDM yang memiliki kompetensi di bidang wakaf dan dapat mengembangkan lembaga wakaf lebih baik lagi. Tentu saja dengan memadupadankan antara teknologi dan informasi.

Seperti diberitakan BANGSAONLINE.com, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meresmikan Gedung Pusat Studi Ekonomi Islam Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Menara Baru Masjid Jami' Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (3/10). Turut mendampingi dalam peresmian tersebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar.

Di Gontor, JK bertemu dengan pimpinan dan pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor, di antaranya KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, KH. Hasan Abdullah Sahal, dan KH. Syamsul Hadi Abdan. Hadir pula anggota badan wakaf dan juga ketua-ketua lembaga di PMDG.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres JK mendorong Pondok Modern Darussalam Gontor terus mengikuti perkembangan teknologi. Menurut JK, perkembangan teknologi yang semakin pesat penting diajarkan di dunia pendidikan sehingga generasi muda tak semakin tertinggal dari negara lain.

Menurutnya, modernisasi saat ini memang sudah menjadi bagian dalam seluruh aspek kehidupan. Namun demikian, pemanfaatan teknologi modern juga harus selalu digunakan ke arah yang positif. Karenanya, selain pengetahuan dalam hal teknologi tapi juga harus diimbangi dengan pendidikan yang baik. Seperti yang sudah diterapkan pada Pondok Modern Darussalam Gontor ini. (tim)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...