"Selama sepekan ini Jawa Timur akan menjadi tuan rumah bagi hadirnya 350 personel Tagana dari 34 provinsi, perwakilan Pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) se-Jawa Timur, relawan-relawan kemanusiaan, delegasi negara-negara ASEAN, dan tentu saja 1.600 Tagana Jawa Timur," terang Khofifah.
Untuk menyambut pelaksanaan Jambore, kata Khofifah, Tagana Jawa Timur telah merintis berbagai kegiatan dengan melibatkan masyarakat aktif dalam pengurangan risiko bencana.
"Di antaranya mendirikan Kampung Siaga Bencana dan menyelenggarakan kegiatan Tagana Masuk Sekolah serentak di berbagai sekolah di kota dan kabupaten se-Jawa Timur," katanya.
Menurut Gubernur Khofifah, sejak awal Juli setiap satu orang Tagana Jawa Timur menyemaikan 100 bibit pohon. “Bibit pohon ini dibagikan ke masyarakat dengan cara satu bibit ditukar dengan 5 botol bekas air mineral," katanya.










