Lebih jauh, Khofifah menyampaikan tentang pentingnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari Malang. Bahwa di tempat ini terdapat klaster digital IT dan klaster untuk wisata, dan kedua hal itu telah selesai di bahas di beberapa kementerian. Dan jika KEK Singhasari nanti siap diresmikan, berarti yang akan menjadi pusat dari digital IT yang di dalamnya, termasuk ada perusahaan e-Commerce serta Startup di Indonesia dan terutama di jawa Timur. Semua itu nantinya akan bertumpu di Malang Raya.
“Untuk itu, peran dari seluruh pemilik, pengelelola tim manajemen dan awak media ini sangatlah penting keberadaan dan keikutsertaannya,” tegasnya.
Selain itu, dikatakan pula bahwa menteri perindustrian telah mencanangkan salah satu provinsi yang dijadikan pilot projek revolusi industri 4.0, yakni Jawa Timur. "Oleh karenanya, karena KEK Singhasari berada di Malang, maka saya minta ada dukungan dan penguatan serta support, bagaimana agar perusahaan e-commerce itu menjadi penguatan startup terutama di Malang dan di Jawa Timur serta di Indonesia. Karena apa, saat ini Indonesia menempati urutan ke-5 besar untuk startup di tingkat dunia," paparnya.
Terlebih lagi, ia menyontohkan bahwa Malang ini memiliki potensi khusus untuk perkembangan ekonomi berbasis digital lantaran kawasan Malang Raya memang berpotensi akan hal itu. Khofifah juga menyebut bahwa jumlah startup di Malang Raya ini lebih banyak jika dibanding Surabaya, yakni menembus angka 57 berbanding dengan Surabaya yang hanya 49 saja.










