Sabtu, 19 Oktober 2019 07:34

Masih Banyak Desa yang Mengalami Kekeringan, Dewan Pertanyakan Program 1000 Sumur Bor

Minggu, 25 Agustus 2019 14:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Masih Banyak Desa yang Mengalami Kekeringan, Dewan Pertanyakan Program 1000 Sumur Bor
Warga terdampak kekeringan saat antre mendapatkan jatah bantuan air bersih dari BPBD. foto: ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Program Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berupa pembangunan 1000 sumur bor untuk memenuhi ketersediaan air masyarakat dipertanyakan dewan setempat. Sebab, berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, di musim kemarau tahun ini masih ada 59 desa yang masuk kategori rawan, bahkan kritis air bersih.

Menurut anggota DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, program pembangunan 1000 sumur bor itu belum banyak memberikan dampak positif untuk mengatasi kekeringan, karena progresnya lamban.

"Sesuai rencana, program ini harus tuntas hingga 2021, atau tepatnya sebelum Bupati Sambari Halim Radianto purna tugas 16 Februari 2021," ujar Nurhamim kepada BANGSAONLINE.com, Ahad (25/8).

"Makanya, DPRD Gresik terus memberikan atensi program terebut, karena menjadi janji kampanye Pak Bupati Sambari di periode kedua ini," jelas Ketua DPD Golkar Gresik ini.

Menurut Nurhamim, selama ini DPRD telah berkali-kali mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk mempertanyakan progres proyek sumur bor. Pasalnya, banyak laporan dari masyarakat bahwa pengeboran sumur di sejumlah titik gagal dilakukan, karena pihak rekanan yang ditunjuk tidak menemukan sumber air.

"Padahal anggaran satu titik sumur bor dengan sarana pendukung mencapai sekira Rp 200 juta. Namun, hasil yang didapatkan tak sesuai harapan warga," ungkapnya.

Nurhamim mengakui program 1000 sumur bor cukup bagus untuk mengantisipasi bencana kekeringan yang terjadi di sejumlah desa. Sumur-sumur itu diharapkan bisa meng-cover kebutuhan air warga di desa yang belum terjangkau oleh PDAM.

"Karena itu, jangan sampai program cerdas ini gagal di tengah jalan. Sebab, jika satu titik sumur menelan Rp 200 juta, maka 1000 sumur akan menyedot anggaran APBD hingga mencapai Rp 200 miliar. Ini anggaran tak sedikit," cetusnya.

Ia berharap, program 1000 sumur bor itu juga tepat sasaran sehingga masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya. "Harus dipetakan desa-desa kekeringan, terutama yang masuk zona kering kritis. Kemudian, penyambungan pipa ke desa-desa kekeringan juga harus dilakukan. Sehingga, sumur-sumur yang telah dibuat tak hanya sekadar menggugurkan program, namun ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat, khususnya saat musim kemarau melanda seperti saat ini," pungkasnya.

Sayang, Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setijadi belum bisa diklarifikasi soal program tersebut. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...