Rabu, 05 Agustus 2020 06:04

Masih Banyak Desa yang Mengalami Kekeringan, Dewan Pertanyakan Program 1000 Sumur Bor

Minggu, 25 Agustus 2019 14:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Masih Banyak Desa yang Mengalami Kekeringan, Dewan Pertanyakan Program 1000 Sumur Bor
Warga terdampak kekeringan saat antre mendapatkan jatah bantuan air bersih dari BPBD. foto: ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Program Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berupa pembangunan 1000 sumur bor untuk memenuhi ketersediaan air masyarakat dipertanyakan dewan setempat. Sebab, berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, di musim kemarau tahun ini masih ada 59 desa yang masuk kategori rawan, bahkan kritis air bersih.

Menurut anggota DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, program pembangunan 1000 sumur bor itu belum banyak memberikan dampak positif untuk mengatasi kekeringan, karena progresnya lamban.

"Sesuai rencana, program ini harus tuntas hingga 2021, atau tepatnya sebelum Bupati Sambari Halim Radianto purna tugas 16 Februari 2021," ujar Nurhamim kepada BANGSAONLINE.com, Ahad (25/8).

"Makanya, DPRD Gresik terus memberikan atensi program terebut, karena menjadi janji kampanye Pak Bupati Sambari di periode kedua ini," jelas Ketua DPD Golkar Gresik ini.

Menurut Nurhamim, selama ini DPRD telah berkali-kali mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk mempertanyakan progres proyek sumur bor. Pasalnya, banyak laporan dari masyarakat bahwa pengeboran sumur di sejumlah titik gagal dilakukan, karena pihak rekanan yang ditunjuk tidak menemukan sumber air.

"Padahal anggaran satu titik sumur bor dengan sarana pendukung mencapai sekira Rp 200 juta. Namun, hasil yang didapatkan tak sesuai harapan warga," ungkapnya.

Nurhamim mengakui program 1000 sumur bor cukup bagus untuk mengantisipasi bencana kekeringan yang terjadi di sejumlah desa. Sumur-sumur itu diharapkan bisa meng-cover kebutuhan air warga di desa yang belum terjangkau oleh PDAM.

"Karena itu, jangan sampai program cerdas ini gagal di tengah jalan. Sebab, jika satu titik sumur menelan Rp 200 juta, maka 1000 sumur akan menyedot anggaran APBD hingga mencapai Rp 200 miliar. Ini anggaran tak sedikit," cetusnya.

Ia berharap, program 1000 sumur bor itu juga tepat sasaran sehingga masyarakat benar-benar bisa merasakan manfaatnya. "Harus dipetakan desa-desa kekeringan, terutama yang masuk zona kering kritis. Kemudian, penyambungan pipa ke desa-desa kekeringan juga harus dilakukan. Sehingga, sumur-sumur yang telah dibuat tak hanya sekadar menggugurkan program, namun ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat, khususnya saat musim kemarau melanda seperti saat ini," pungkasnya.

Sayang, Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setijadi belum bisa diklarifikasi soal program tersebut. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...