Menurut Khofifah, sebelum pertemuan ini pihaknya memang sudah komunikasi intens para pihak terkait. Bahkan untuk menindaklanjuti usulan Kemendagri menggelar pertemuan dengan Provinsi Papua dan Papua Barat di Jatim dalam waktu dekat, orang nomor satu di Pemprov Jatim juga telah menyiapkan berbagai usulan untuk mempererat hubungan antara Jatim dengan Papua maupun Papua Barat dan provinsi lain di Indonesia.
Di antaranya, ingin membangun asrama mahasiswa nusantara yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari daerah-daerah yang masih tertinggal, sehingga diharapkan bisa menjadi laboratorium kebhinekaan dan proses akulturasi budaya. Selain itu, satu dan yang lainnya bisa mengenal budaya serta pola pikir dan pola sikap dari masing-masing daerah.
Sebelumnya, lanjut Khofifah, pihaknya juga bertemu Plt Dirjen Otoda Kemendagri, Akmal Malik yang menyampaikan arahan dari Mendagri. Arahannya untuk pertemuan antara Gubernur Papua, Gubernur Papua Barat dan Gubernur Jatim diarahkan dilaksanakan di Jatim dengan mengundang Menkopolhukam, Kapolri, dan Mendagri.
“Dalam pertemuan dengan Plt Dirjen Otoda Kemendagri, kami ingin menggagas adanya sistem province antara Jatim dengan Papua dan Papua Barat dengan telaah Dirjen Otoda kira-kira formatnya seperti apa. Seperti peningkatan kualitas SDM dengan magang ASN sampai 2-3 tahun,” jelas mantan Mensos serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak tersebut.










