Kamis, 27 Februari 2020 17:50

Lestarikan Kesenian Rakyat, Pemkot Gelar Pertunjukkan Sawunggaling Anak Dunia

Minggu, 18 Agustus 2019 22:41 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Lestarikan Kesenian Rakyat, Pemkot Gelar Pertunjukkan Sawunggaling Anak Dunia
Pertunjukkan kesenian bertajuk “Sawunggaling Anak Dunia” yang berlangsung di Taman Bungkul Surabaya, Ahad (18/08/2019) pagi.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam melestarikan kesenian rakyat daerah benar adanya. Salah satunya dengan menggelar pertunjukkan kesenian bertajuk “Sawunggaling Anak Dunia” dari Rumah Kreatif binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surabaya. Pertunjukkan seni yang melibatkan 540 peserta ini berlangsung di Taman Bungkul Surabaya, Ahad (18/08/2019) pagi.

Rumah Kreatif merupakan rumah pelatihan seni budaya untuk seluruh masyarakat Surabaya. Rumah Kreatif khusus diberikan kepada warga Kota Surabaya untuk mengembangkan talenta yang dimiliki di bidang kesenian, dengan jumlah sebanyak 18 pelatihan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak dan para orang tua. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diraih dari satu pintu saja, melainkan dari berbagai cara. Sebab, Tuhan telah memberi kemampuan kepada makhluknya itu berbeda-beda. Ada yang dikaruniai pandai matematika, ada juga yang berkesenian.

“Semua itu akan mencapai kesuksesan jika kita mengerjakannya terus menerus dan sungguh-sungguh,” kata Wali Kota Risma di sela-sela sambutannya.

Ia yakin jika keberhasilan dan kesuksesan adalah hak semua manusia, termasuk anak-anak. Karena itu, Risma berharap kepada para orangtua agar terus mendorong putra-putri mereka dengan cara dan kemampuan yang dimiliki. “Ayo dorong terus anak-anak penjenengan (anda) agar mereka punya mimpi. Suatu saat kita pasti akan melihat mereka jadi orang berhasil,” kata dia.

Wali kota yang juga menjabat sebagai Presiden UCLG ini juga meminta kepada seluruh orang tua, supaya menganggap anak-anak lain seperti anaknya sendiri. Caranya, dengan ikut menjaga dan mengganggap mereka adalah anak-anaknya juga. Sehingga di manapun mereka berada, anak-anak secara tidak langsung masih dalam pengawasan.

“Ayo kita bergandengan tangan menyelamatkan masa depan anak-anak kita. Kalau bukan kita siapa lagi. Jadi kita harus sepakat bahwa anak Surabaya adalah anak kita semuanya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disbudapar Surabaya Antiek Sugiharti menjelaskan, Rumah Kreatif sudah ada sejak tahun 2017 lalu. Tanpa ada batasan usia bagi warga Surabaya yang ingin bergabung. Pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 18 pelatihan. Di antaranya yakni paduan suara, tarian kreasi, hiphop, reog, jaranan, karawitan, music, dalang, laying-lauang dan ludruk.

“Kemudian ada juga teater, sastra, mocopat, topeng, lukis krayon, lukis cat air dan kombinasi dari keduanya yaitu lukis krayon dan cat air,” kata Antiek.

Ia menjelaskan pertunjukkan ini merupakan pertama kali ditampilkan di Taman Bungkul dengan kemasan berbeda. Sebab, menurutnya pertunjukan ini sebagai media pengenalan kepada masyarakat umum. “Warga Kota Surabaya yang ingin bergabung bisa langsung mendaftar ke UPTD Tugu Pahlawan atau daftar ke Disbudpar kemudian bisa ikut berproses bersama,” ujar dia.

Selain itu, lanjut Antiek pertunjukkan bertajuk Sawunggaling Anak Dunia ini dapat diikuti oleh masyarakat yang hadir sebagai penonton. Mereka bisa terlibat langsung dalam pentas ini secara on the spot. “Kita pilih tema 'Sawunggaling Anak Dunia' karena sosoknya yang inspiratif yang wajib ditiru semangatnya. Jadi para penonton juga bisa tertular semangat dari pemainnya dan bisa ikut serta pentas on the spot,” pungkasnya. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...