Lift Sempat Berhenti saat Listrik Padam, Pengunjung Keluhkan Gangguan Layanan di Surabaya

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Pemadaman listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah Surabaya pada Jumat (19/6/2026) berdampak pada berbagai layanan publik, termasuk menyebabkan lift di salah satu gedung sempat berhenti beroperasi dan membuat pengunjung panik.

Peristiwa tersebut dialami seorang pengunjung bernama Lely yang berada di dalam lift saat gangguan listrik terjadi. Beruntung, sistem kelistrikan gedung dapat segera dipulihkan sehingga operasional kembali normal.

“Baru masuk lift rame-rame, tiba-tiba berhenti, saya langsung gemeter. Rasanya darah langsung berdesir,” kata dia.

Ia mengaku gangguan serupa sempat kembali terjadi ketika hendak berpindah lantai di gedung tersebut.

“Tadi sempat mati saat mau turun, kayaknya sudah dua kali,” cetusnya.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, lift kembali beroperasi dalam waktu singkat dan aktivitas di dalam gedung berjalan normal seperti biasa. Namun, kejadian tersebut tetap meninggalkan rasa khawatir bagi sejumlah pengunjung.

Sementara itu, pengunjung lain, Adji Baim, menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya peningkatan kualitas layanan kelistrikan, terutama pada fasilitas publik yang banyak digunakan masyarakat.

“Akibat lampu padam tersebut PLN harusnya memberikan fasilitas pelayanan yang terbaik, entah terhadap masyarakat maupun pelayanan publik yang banyak dikunjungi warga,” katanya.

Menurutnya, pemadaman mendadak sempat memicu kepanikan, khususnya bagi pengguna yang sedang berada di dalam lift saat gangguan berlangsung.

“Meski sistem kelistrikan kembali normal dalam waktu singkat dan lift dapat berfungsi kembali, kejadian ini menyisakan keluhan terkait kelayakan fasilitas listrik khususnya di fasilitas publik,” ujarnya.

Di tengah pemadaman yang terjadi sejak sekitar pukul 12.00 WIB, sejumlah fasilitas umum di pusat Kota Surabaya juga terdampak gangguan pasokan listrik.

Beberapa kawasan yang mengalami pemadaman antara lain Taman Apsari, Embong Kenongo, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pemuda, hingga Jalan Basuki Rahmat.

Selain itu, wilayah Embong Wungu, Kayun, Embong Trengguli, Jalan Gubernur Suryo, dan kawasan Joko Dolog juga dilaporkan mengalami gangguan listrik.

Kondisi tersebut membuat sejumlah aktivitas masyarakat terganggu, termasuk kegiatan di sejumlah fasilitas pelayanan publik dan perkantoran.

"Terus terang sebagai karyawan saya sangat dirugikan karena pekerjaan menjadi terhambat, apalagi saat pekerjaan sedang menumpuk. Kami juga berharap ada penjelasan terkait kompensasi bagi pelanggan yang terdampak pemadaman listrik, misalnya berupa potongan tagihan," kata Nova, seorang karyawan yang bekerja di kawasan Embong Kaliasin, Surabaya.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menyampaikan bahwa gangguan listrik terjadi akibat kendala teknis pada pembangkit yang berdampak pada penurunan kapasitas pasokan listrik.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah manajemen beban secara terbatas serta mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan di wilayah yang terdampak gangguan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: