Sokong Electrifying Agriculture, PLN Serahkan Bantuan Alat Pertanian Berbasis Listrik

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Komitmen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) melalui Unit Induk Transmisi Jawa bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam mendukung sektor pertanian kembali diwujudkan secara nyata.

Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut menyalurkan bantuan sejumlah alat pertanian modern berbasis listrik kepada Kelompok Tani (Poktan) Teang Tani Ngroto Makmur di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Senin (29/6/2026). Prosesi penyerahan bantuan tersebut berlangsung di rumah sekretariat poktan setempat.

Ketua Poktan Teang Tani Ngroto Makmur, Heru Imam Furi, mengungkapkan bahwa seluruh anggota kelompok tani menyambut bantuan ini dengan penuh suka cita. Menurutnya, alat-alat pertanian berbasis listrik dari PLN ini hadir di waktu yang tepat dan sangat sesuai dengan kebutuhan riil para petani di lapangan.

"CSR yang diberikan saat ini memang sangat benar dibutuhkan karena yang kami terima saat ini yaitu mesin traktor untuk tanah kering, untuk tanaman jagung yaitu traktor singkal yang bisa menggantikan traktor tradisional yang saat ini sudah sangat terbatas keberadaannya," beber Imam, sapaan akrabnya.

Selain traktor, Imam menambahkan bahwa poktan juga menerima bantuan berupa mesin perontok atau pipil jagung. Kehadiran mesin ini menjadi solusi besar bagi petani setempat yang biasanya harus menyewa alat serupa dari luar kecamatan setiap kali musim panen jagung tiba.

"Dan semua bertenaga listrik mobile bisa digunakan di lokasi pada saat baterai masih dalam kondisi terisi," ucapnya.

Imam pun berharap agar program PLN Peduli ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan demi mendongkrak kesejahteraan petani lokal. Langkah ini sekaligus menjadi motor penggerak modernisasi teknologi pertanian lewat pemanfaatan energi listrik guna menggenjot produktivitas lahan.

"Bantuan ini semua merupakan program electrifying agriculture yang semoga bisa berdampak baik ke depannya," jelasnya.

Sementara Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN (Persero), Andri Oktavian, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk menyokong pilar electrifying agriculture perusahaan.

Bantuan yang diserahkan meliputi traktor listrik, mesin perontok jagung listrik, mesin pemotong rumput, serta tangki semprot listrik. Tidak hanya alat mekanis, PLN juga memberikan bantuan stimulan berupa pupuk, serta membiayai pembangunan saung pertemuan dan gudang penyimpanan.

"Penyerahan bantuan TJSL ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui pemanfaatan energi listrik. Sehingga, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," papar Andri.

Andri meyakini bahwa penggunaan alat-alat pertanian berbasis listrik ini akan jauh lebih memangkas biaya operasional petani jika dibandingkan dengan alat konvensional. Ia berharap para petani dapat mengoptimalkan energi bersih ini agar proses hulu hingga hilir pertanian berjalan lebih efektif dan efisien. Hasilnya, kualitas produksi diharapkan meningkat dan mampu bersaing kuat di pasar raya.

"Kita berharap dengan adanya penyerahan bantuan ini, produktivitas pertanian di sini akan lebih meningkat dan tentu saja dengan biaya yang lebih efisien," pungkasnya. (wan/rev)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: