Senin, 14 Oktober 2019 18:56

Satlantas Polresta Sidoarjo Tilang 10.220 Pengendara Selama Bulan Juli, Pelanggar SIM Mendominasi

Kamis, 25 Juli 2019 22:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Satlantas Polresta Sidoarjo Tilang 10.220 Pengendara Selama Bulan Juli, Pelanggar SIM Mendominasi
Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 10.220 pengendara ditilang dalam bulan Juli 2019. Pelanggaran didominasi para pengendara yang tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) saat melintas di jalan raya.

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polresta Sidoarjo Ipda Heri Setyawan menyebutkan, dalam catatannya sebanyak 4.095 pengendara telah ditilang karena bermasalah dalam hal kepemilikan SIM-nya. Angka itu menduduki urutan pertama jenis pelanggaran lalu lintas yang ditindak polisi dalam bulan Juli 2019.

“Bulan lalu angkanya juga tinggi, ada 3.894,” bebernya.

Selain faktor kepemililkan SIM, jenis pelanggaran lalu lintas yang juga banyak ditindak polisi adalah pengendara yang tidak memakai helm. Tercatat ada 2.377 pengendara telah ditilang. “Tidak pakai helm adalah terbanyak kedua,” sambungnya, Kamis (25/7).

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar menyebutkan, meski sudah banyak ditilang, pihaknya tidak akan berhenti melakukan penindakan. Langkah penilangan akan terus dilakukan polisi secara konsisten kepada para pengendara yang tidak tertib.

“Tetap menggunakan pola hunting system. Pelanggaran kasat mata juga ditilang,” tegasnya.

Mantan Kasi STNK Subdit Regident Polda Jatim itu juga menyebutkan, penindakan tilang masih fokus pada tujuh pelanggaran yang memiliki fatalitas tinggi. Di antaranya, pengendara yang tidak memakai helm, melawan arus, pengendara di bawah umur, pengendara tidak mengenakan sabuk pengaman, over speed, pengendara yang menggunakan handphone, dan pengendara yang melanggar marka jalan.

Di samping itu, Fahrian juga mengimbau kepada masyarakat agar memiliki budaya untuk memiliki SIM terlebih dahulu sebelum berkendara. Di samping untuk mengikuti ketentuan, kepemilikan SIM juga untuk menekan angka laka lantas di jalan raya.

“SIM adalah legalitas kecakapan seseorang dalam berkendara,” pungkasnya. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...