Rabu, 27 Mei 2020 12:24

Dinilai Melanggar Kesepakatan, Warga Senori Protes Proyek Pipanisasi CNG Milik PT Bahtera Abadi Gas

Selasa, 18 Juni 2019 00:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Istihar
Dinilai Melanggar Kesepakatan, Warga Senori Protes Proyek Pipanisasi CNG Milik PT Bahtera Abadi Gas
Warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, saat audiensi dengan perwakilan PT. BAG.

TUBAN, BANGSAONLINE.com – Warga Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban memprotes adanya proyek pipanisasi milik PT Bahtera Abadi Gas (BAG) yang melintas area sekitar desa, Senin (17/6). Pasalnya, proyek pipanisasi itu dinilai merusak Jalan Usaha Tani (JUT) yang dibangun warga secara swadaya.

PT BAG merupakan anak usaha Compressed Natural Gas (CNG) yang membidangi pembangunan fasilitas pengolahan gas. Selain itu, perusahaan swasta ini juga memproses dan mengelola gas suar menjadi kondensat, Liquid Petroleum Gas (LPG), dan Lean Gas yang berasal dari Lapangan sumur Tapen Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Dalam hearing dengan pihak perusahan, warga menuntut itikad baik dari perusahan untuk membangunkan infrastruktur fisik JUT yang dilalui proyek penanaman tersebut. Panjangnya mencapai 3 ribu meter.

"Kami minta perusahaan harus membangunkan JUT untuk petani," ungkap Supriyadi, salah satu petani Desa Sidoharjo.

Supriyadi menceritakan, sebelumnya antara warga dan perusahaan telah terjadi kesepakatan, bahwa pengerjaan proyek jaringan pipa itu tidak akan melewati area persawahan produktif milik kelompok tani dan warga setempat. Namun, ternyata saat pelaksanan proyek, penanaman pipa justru terindikasi merusak JUT milik kelompok tani dan warga yang dibangun dengan sistem swadaya. Bahkan, di beberapa titik, JUT tersebut dikeruk dan dilubangi oleh pekerja dari perusahan PT BAG.

Hal inilah yang mengakibatkan warga protes keras terhadap perusahaan tersebut.

“Kalau perusahaan tidak mau menyepakati musyawarah siang ini, kita juga meminta mobil perusahaan yang mengerjakan penyambungan pipa di lokasi JUT di-pending dulu,” tetas Supriyadi.

Hal senada disampaikan petani lain, Asran. Menurutnya, perusahaan telah melanggar kesepakatan dengan warga..

“Wong di bulan puasa kemarin pak Andik (wakil perusahaan) sepakat proyek pipanisasi tidak akan utek-utek JUT milik petani. Malah sekarang proyek sudah dikerjakan awuran,” ketus Asran kepada pihak perwakilan perusahan PT BAG.

Sementara itu, salah satu perwakilan PT BAG, Andik Cahyo menjelaskan, jika pihak perusahaan sudah melakukan sosialisasi di tiga wilayah kecamatan yang dilewati sebelum proyek pipanisasi itu dikerjakan. Yakni, Kecamatan Senori, Singgahan, dan Parengan.

“Kemarin sudah disosialisasikan ke pemerintah desa. Dalam perjalanan waktu, kami belum diarahkan kelompok tani,” ucapnya.

Di hadapan para warga Tapen yang sebagian bermata pencarian petani itu, Andik berjanji akan membawa persoalan itu kepada manajemen perusahan.

“Semoga hari ke depannya akan ada keputusan,” tandasnya.

Sekadar informasi, PT BAG merupakan perusahaan energi terintegrasi menjadi pionir dalam pengolahan gas suar bakar (flare gas) dan distribusi gas dalam bentuk CNG. Selanjutnya, direncanakan dari perusahaan tersebut akan membangun stasion atau kompresor di wilayah Ngawun, Wirun, Kecamatan Parengan. Tujuannya untuk mengelola gas bakar dari pusat lapangan Tapen Kecamatan Senori yang kemudian disalurkan melalui jaringan pipa pemasok untuk diproses dalam Gas Dryer Unit. (ahm/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...