Striker Persatu M. Taufan Hidayat saat menyamakan kedudukan melalui titik putih.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Persatu Tuban gagal memetik kemenangan dalam laga uji coba melawan Madura United di Stadion Bumi Wali, Sabtu (16/6). Persatu Tuban ditekuk Madura United yang notabene tim pemuncak klasemen sementara Shopee Liga 1 Indonesia dengan skor 1-2.
Sejatinya, dalam lawatan di Bumi Wali Tuban, tim asuhan Dejan Antonic tidak menampilkan penggawa terbaiknya. Hanya 16 pemain yang dibawa tim berjuluk Laskar Sape Kerrap itu. Mereka rata-rata pemain pemain yang sering memanaskan bangku cadangan.
BACA JUGA:
- Kecelakaan di Suramadu, Manajemen Madura United Sampaikan Kabar Mendonca dalam Kondisi Baik
- Dihajar Pasuruan United 3-0, Laju Persatu Tuban di Liga 4 Piala Gubernur Jatim Terhenti
- Menang 2-1 Lawan Tim Nganjuk, Persatu Tuban Jaga Asa di Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur
- Madura United Resmi Lepas Valeriy Grishin, Apa Alasannya?
Tercatat, hanya sang kapten Fachrudin Aryanto Slamet Nurcahyono, David Laly, dan Engelberd Sani yang terbilang cukup dikenal di kancah pesepakbolaan nasional. Meski demikian, tetap saja Madura United adalah tim yang satu kelas di atas Persatu.
Meski kalah, manajemen Persatu mengaku sudah puas dengan performa yang ditampilkan para pemain. Fahmi Fikroni, Manajer Persatu Tuban mengaku kali ini timnya kurang beruntung. Pasalnya, ada beberapa kesempatan emas yang gagal dikonversi menjadi gol, salah satunya saat bola membentur mistar gawang Madura United.
"Secara skor kami sangat kecewa, tapi secara permainan kami puas," ujar Fahmi Fikroni.
Roni menambahkan, pihaknya masih berencana akan mendatangkan beberapa pemain untuk menambah kekuatan tim. "Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi tim, terutama posisi striker. Kita akan menambah lagi pemain untuk menenpati posisi stiker, gelandang, dan bek," pungkasnya.
Pantauan BANGSAONLINE.com, Persatu bukan tanpa perlawanan. Jalannya pertandingan cukup imbang. Kedua kesebelasan menampilkan permainan terbuka dan saling menyerang. Bahkan Persatu justru sering merepotkan lini pertahanan tim tamu. Namun, kedua tim masih belum mampu menembus lini pertahanan lawan masing-masing hingga babak pertama usai. Skor masih sama kuat 0-0.
Memasuki babak kedua, Persatu kembali mencoba meningkatkan intensitas serangan ke jantung pertahanan lawan. Namun, justru tim tamu yang bisa memecahkan telur terlebih dahulu. Pada menit ke-54, pemain nomor punggung 87 Gufroni Al Ma'ruf mampu menceploskan si kulit bundar usai menerima umpan lambung dari David Laly.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




