Selasa, 20 Agustus 2019 02:27

Remaja di Trenggalek Tewas Dikeroyok 17 Orang

Minggu, 19 Mei 2019 23:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Remaja di Trenggalek Tewas Dikeroyok 17 Orang
Ilustrasi

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sejumlah 17 pemuda diamankan oleh Tim Unit Satreskrim Polres Trenggalek karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Dks, remaja 16 tahun asal Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek hingga tewas.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit B.W.S melalui Kasatreskrim Trenggalek Sumi Andana mengatakan, 17 orang yang diamankan petugas saat ini masih berstatus terlapor untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

"Mereka semua diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan korban meninggal dunia. Mereka masih berstatus terlapor, dan masih akan didalami serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya, Ahad (19/5).

Sementara menurut Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana, mereka semua diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasatreskrim mengatakan, korban sebelum meninggal dunia sempat menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat. Namun lantaran mengalami luka yang cukup parah, nyawa korban akhirnya tak tertolong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pengeroyokan ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di depan Taman Balai Kota Panggul, Kabupaten Trenggalek. Korban sendiri dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Puskesmas Panggul sekitar pukul 05.00 WIB.

(Para terduga pelaku penganiayaan saat diciduk aparat Polres Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

Dari 17 orang yang diamankan tersebut, sebagian dari mereka saling kenal dengan korban. "Latar belakang dari peristiwa ini masih dilakukan pendalaman. Sedangkan semua barang bukti telah kita amankan di Mapolres Trenggalek guna proses penyidikan lebih lanjut," terangnya.

Saat ini kata Kasatreskrim lebih lanjut, jenazah korban berada di RSUD Trenggalek untuk dilakukan autopsi. "Autopsi saat ini masih berlangsung. Untuk hasilnya belum diperoleh. Nanti untuk hasilnya akan disampaikan oleh Kapolres Trenggalek," katanya. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...