Selasa, 18 Juni 2019 06:33

Remaja di Trenggalek Tewas Dikeroyok 17 Orang

Minggu, 19 Mei 2019 23:38 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Remaja di Trenggalek Tewas Dikeroyok 17 Orang
Ilustrasi

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sejumlah 17 pemuda diamankan oleh Tim Unit Satreskrim Polres Trenggalek karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Dks, remaja 16 tahun asal Desa Wonocoyo Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek hingga tewas.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit B.W.S melalui Kasatreskrim Trenggalek Sumi Andana mengatakan, 17 orang yang diamankan petugas saat ini masih berstatus terlapor untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan.

"Mereka semua diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan korban meninggal dunia. Mereka masih berstatus terlapor, dan masih akan didalami serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya, Ahad (19/5).

Sementara menurut Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana, mereka semua diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kasatreskrim mengatakan, korban sebelum meninggal dunia sempat menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat. Namun lantaran mengalami luka yang cukup parah, nyawa korban akhirnya tak tertolong.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pengeroyokan ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di depan Taman Balai Kota Panggul, Kabupaten Trenggalek. Korban sendiri dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis Puskesmas Panggul sekitar pukul 05.00 WIB.

(Para terduga pelaku penganiayaan saat diciduk aparat Polres Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

Dari 17 orang yang diamankan tersebut, sebagian dari mereka saling kenal dengan korban. "Latar belakang dari peristiwa ini masih dilakukan pendalaman. Sedangkan semua barang bukti telah kita amankan di Mapolres Trenggalek guna proses penyidikan lebih lanjut," terangnya.

Saat ini kata Kasatreskrim lebih lanjut, jenazah korban berada di RSUD Trenggalek untuk dilakukan autopsi. "Autopsi saat ini masih berlangsung. Untuk hasilnya belum diperoleh. Nanti untuk hasilnya akan disampaikan oleh Kapolres Trenggalek," katanya. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...