Senin, 25 Maret 2019 17:51

Siap Pecahkan Dua Rekor MURI, Begini Rencana Festival Rujak Uleg 2019 Digelar

Kamis, 14 Maret 2019 23:00 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Arianto
Siap Pecahkan Dua Rekor MURI, Begini Rencana Festival Rujak Uleg 2019 Digelar
Kepala Disbudpar, Kepala BPB Linmas, dan Kepala Seksi Wasdal saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Kamis (14/3). foto: YUDI ARIANTO/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Serangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-726 akan dimulai dengan Festival Rujak Uleg 2019 yang akan digelar pada hari Ahad (17/3/2019). Festival tahunan yang digelar di kawasan Jalan Kembang Jepung ini akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Festival ini dipastikan akan lebih meriah karena Pemkot Surabaya akan memecahkan dua Rekor MURI sekaligus, yaitu cobek terbesar dan peserta terbanyak.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan untuk memecahkan Rekor MURI itu, Pemkot Surabaya menggunakan cobek raksasa yang terbuat dari Batu Gunung dengan diameter 250 cm, berat 1,5 ton, tinggi cobek 30 cm, tinggi dudukan cobek 140 cm. Cobek ini dapat digunakan sebanyak 20-25 orang.

“Bu Wali akan ngulek rujak di cobek ini bersama tamu-tamu kehormatan,” kata Antiek saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Kamis (14/3).

Selain itu, Rekor MURI kedua yang akan dipecahkan adalah jumlah peserta terbanyak yang pada tahun ini akan diikuti oleh sebanyak 1.692 orang. Peserta itu merupakan perwakilan dari 31 kecamatan dan kelurahan se-Surabaya, perwakilan dari 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komunitas warga Negara Asing (Luar Negeri) dan perwakilan dari mahasiswa asing yang ada di kampus-kampus Surabaya, dan komunitas suku daerah yang ada di Surabaya, komunitas masyarakat tionghoa, komunitas masyarakat lampung dan komunitas masyarakat bima, NTB.

“Nanti juga ada peserta dari Bank, BUMN/BUMN, hotel, restoran/rumah makan, sekolah, mahasiswa asing, komunitas, rumah sakit umum. Pesertanya kami batasi karena sangat banyak yang berminat,” kata dia.

Menurut Antiek, dalam acara itu akan ada atraksi hiburan seperti tarian Rujak Uleg dari sangggar Gito Maron dan Band yang akan menampilkan lagu-lagu Surabaya. Perwakilan dari masing-masing grup juga akan berparade untuk memamerkan pakaian unik mereka. “Nantinya para peserta akan menggunakan kostum yang unik dan menarik, karena itu juga akan dilombakan,” ujarnya.

Dengan adanya festival tersebut, Antiek berharap dapat melestarikan makanan khas Surabaya sebagai salah satu daya tarik wisata kuliner. Selain itu, festival ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap makan khas Surabaya dan mengajak masyarakat, terutama kaum muda, untuk mengenal dan mencintai kuliner khas Surabaya. “Yang paling penting pula, kami harapkan festival ini bisa menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Surabaya,” tegasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Eddy Christijanto memastikan, dalam acara ini ada sebanyak 620 personil yang akan diterjunkan, mulai dari personil Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Satpol PP, BPB dan Linmas, dan PMK. “Mereka nantinya akan menjaga di sekitar 12 zona pengamanan. Setiap zona akan dilengkapi semua personil itu,” kata Eddy.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surabaya Susandi Ismawan mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar jalannya acara. Ia memastikan Jalan Kembang Jepun itu akan ditutup mulai Hari Sabtu sore, sekitar pukul 17.00 WIB untuk menyiapkan semua peralatan di lokasi acara. “Minggu sekitar pukul 13.00 WIB, mungkin sudah bisa dibuka kembali jalan itu,” kata dia.

Di samping itu, Dishub juga sudah menyiapkan beberapa titik kantong parkir. Khusus untuk roda empat bisa parkir di Jalan Slompretan, Jalan Songoyudan, Jalan Karet (satu sisi), Jalan Bongkaran, Jalan Cokelat, Jalan Panggung, Jalan Kali Mati Kulon, Jalan Kali Mati Wetan, dan Jalan Kembang Jepun sisi timur. Sedangkan untuk roda dua bisa parkir di Jalan Kembang Jepun sisi Timur, Jalan Husein, dan Jalan Samudra.

“Jadi, kami mohon semua warga yang ingin menyaksikan festival ini bisa memanfaatkan kantong-kantong parkir itu,” pungkasnya. (ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...