Ilustrasi petir yang menyambar.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Musim penghujan seperti saat ini masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap ganasnya petir. Apalagi yang bekerja di luar rumah, lebih baik istirahat dan berteduh di tempat yang aman bila hujan turun.
Baru dua hari yang lalu seorang nelayan tersambar petir, kemarin sore kejadian serupa menimpa Saripa (50), warga Dusun Kembang Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Korban meninggal dunia akibat tersambar petir saat bercocok tanaman, Minggu (24/2) sore. Kejadian nahas tersebut diceritakan Ahmad Zaini yang juga tetangga korban.
Saripa disambar petir pada saat ia berada di tengah ladang. Saat itu korban bersama saudaranya yang bernama Tuni (46) sedang bekerja. "Beruntung Tuni yang sedang bersama korban selamat dari petaka itu," ujar Zaini saat dihubungi via WhatsApp, Senin (25/02/19).
Karena hujan mulai turun mereka berteduh di bawah pohon. "Karena hujan gerimis, keduanya berteduh di bawah pohon," tutunya.
Namun baru saja mereka berteduh, petir sudah menyambar mereka yang sedang melepas lelah. Sehingga korban langsung tewas di tempat kejadian.
Warga setempat yang mendengar kejadian tersebut langsung berdatangan untuk menolongnya. Korban dibawa ke rumah duka, dan disambut tangis histeris dari keluarga korban yang tidak menyangka musibah datang dengan tiba-tiba. (err/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




