Selasa, 10 Desember 2019 02:23

Driver Ojek Online di Jombang Cabuli Penumpangnya yang Masih Bocah SMP

Selasa, 22 Januari 2019 16:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Driver Ojek Online di Jombang Cabuli Penumpangnya yang Masih Bocah SMP
Pelaku diamankan di Mapolres Jombang beserta barang bukti. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Yulianto (40), driver ojek online warga Kelurahan Jombatan, Kecamatan Jombang, ditangkap polisi. Menyusul tindakan nekatnya mencabuli penumpangnya berinisial SAA (inisial) (14), pelajar asal Kecamatan Peterongan.

Kini Yulianto harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolres Jombang. "Terhadap pelaku YT sudah berhasil kami amankan. Masih diperiksa intensif di unit PPA (perlindungan perempuan dan anak)," terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, kepada wartawan Selasa, 22/01/2019.

Kasus pencabulan ini bermula saat pelaku menjemput korban di wilayah Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Jumat (18/1) lalu. Sekira pukul 18.30 WIB, korban yang masih berstatus pelajar salah satu SMP di Jombang ini hendak pulang ke rumahnya di wilayah Kecamatan Peterongan.

"Kebetulan korban masih duduk di bangku SMP. Ke Tunggorono untuk kegiatan belajar kelompok di rumah temannya," bebernya. Karena tidak ada yang menjemput, korban pun memanfaatkan jasa ojek online. "Sebelumnya, korban sudah pesan lewat aplikasi," bebernya.

Tak lama setelah itu, pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam nopol AG 5073 KKB. Sebagaimana ojek online pada umumnya, pelaku juga mengenakan atribut perusahaan. "Pelaku menggunakan jaket hitam kombinasi hijau," imbuhnya.

Di tengah perjalanan, muncul niat pelaku untuk memperdayai korban. Pelaku mengajak korban jalan-jalan ke wilayah Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Namun ajakan pelaku ini ditolak korban. Tak mau menyerah begitu saja, pelaku kembali merayu korban menawarinya nongkrong di kafe sesuai permintaan korban.

Tanpa berpikir secara matang, korban akhirnya menyetujui ajakan pelaku. Kesempatan itu pun dimanfaatkan pelaku. Untuk laporan ke perusahaan agar terlihat sudah mengantarkan penumpang sampai tujuan, pelaku melajukan kendaraan sampai dekat rumah korban.

"Namun tidak sampai rumah korban, pelaku berhenti dan mengkonfirmasi aplikasinya bahwa pelanggan telah sampai ke tujuan. Selanjutnya aplikasi dimatikan," imbuhnya. Pelaku pun membonceng korban ke rumah kakaknya di Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Jombatan. "Alasannya, pelaku akan mandi dahulu sebelum ngopi," bebernya.

Tak curiga dengan niat jahat pelaku, korban santai saja saat diajak pelaku masuk ke rumah. "Kebetulan korban perlu untuk cas HP," bebernya. Pelaku lantas menggiring korban masuk ke dalam kamar. "Di dalam kamar itu, pelaku menidurkan korban di kasur kemudian meremas-remas paksa payudara korban dan juga menciumi bagian bibir korban," bebernya.

Mendapat pelakuan seperti itu, seketika korban memberontak dan mengancam berteriak-teriak minta tolong. "Akhirnya pelaku ketakutan dan menghentikan perbuatannya," imbuhnya. Korban segera menghubungi teman-temannya minta dijemput dan dilanjutkan menghubungi petugas.

Sejumlah tim buru sergap beserta unit PPA Polres Jombang segera tiba di lokasi dan berhasil mengamankan pelaku. Sejumlah barang bukti diamankan petugas di antaranya satu buah HP, satu jaket ojek online hitam kombinasi hijau, satu unit sepeda motor Honda Vario hitam nopol AG 5073 KKB, satu jaket Levi’s biru, satu buah leging hitam.

Pelaku pun hanya bisa pasrah saat digelandang petugas ke Mapolres Jombang untuk menjalani proses pemeriksaan. Kepada petugas, dirinya mengaku baru sekitar empat bulan menjadi ojek online. Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

”Ancaman hukuman, pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar,” singkat Pratas. (ony/rev)

SIMAK VIDEO PENANGKAPAN DRIVER OJEK ONLINE CABUL DI SINI

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 09 Desember 2019 06:11 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Untuk menyambut peringatan hari jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-248 pada 18 Desember 2019, Kabupaten yang berjuluk The Sunrise of Java ini menggelar parade seni budaya Kuwung dengan tema "Gumelare Bumi Blambangan" Sab...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...