Minggu, 26 Mei 2019 19:04

Masyarakat Desak PT Aice di Ngoro Tak Abaikan Keselamatan Kerja

Senin, 14 Januari 2019 19:23 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Masyarakat Desak PT Aice di Ngoro Tak Abaikan Keselamatan Kerja
Pabrik ice cream PT Aice di Mojokerto.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Status tenaga kerja alih daya di PT Aice, Ngoro, Kabupaten Mojokerto jadi sorotan. Ratusan tenaga outsourcing tersebut bekerja diduga tanpa perlindungan risiko kerja.

Perusahaan eskrim yang berada di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) Kav D38 Kecamatan Ngoro tersebut diduga memperkerjakan tenaga kerja tidak sesuai UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan peraturan pemerintah lainnya.

"Mereka bekerja dihadapkan pada risiko kerja yang besar. Perusahaan seakan tutup mata," ujar Iwan Santoso pengamat ketenagakerjaan Mojokerto, Senin (14/1).

Menurut Iwan, perusahaan sangat tidak mengindahkan risiko kerja. Ia mencontohan berdasarkan laporan yang masuk, di pabrik produksi sering terjadi kebocoran pipa mesin pendingin eskrim. Tak hanya itu, gas amonia tertiup mengisi penuh ruang produksi. Gas alkali tak berwarna itu mengeluarkan bau tajam dan khas. 

"Zat kimia yang biasa dipakai untuk bahan pupuk ini sangat berbahaya, bisa bertahan lebih dari seminggu dalam ruangan. Gas yang terhirup bikin iritasi kulit, mata, hidung, tenggorokan, dan paru-paru," terangnya.

Harusnya, tambah Iwan, sebagai perusahaan besar dengan merek dagang yang semakin terkenal, Aice mengedepankan keselamatan para pekerjanya. "Ini seakan-akan dibiarkan, gaji yang diterima karyawan alih daya tak seimbang dengan resiko yang diterima pekerja," tegasnya.

Ke depan, tegas Iwan, perusahaan harus mematuhi aturan sesuai peraturan yang ada. "Jangan asal mempekerjakan, perusahaan harus mematuhi aturan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Aice masih belum berhasil dikonfirmasi. Pihak manajemen diharapkan dapat memberikan hak jawab atas tudingan tersebut. (yep/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...