"Dari awal kami prediksi massa #2019GantiPresiden ini anarkis dan brutal, kami bubarkan," ungkapnya.
Menurut barung, deklarasi tersebut memicu kerusuhan, mengganggu keamanan, dan ketertiban di Jatim yang sudah kondusif. "Sebab potensi menimbulkan ancaman kamtibmas," ujarnya
Bahkan, di tempa-tempat diselenggarakannya deklarasi, salah satu anggota polwan sampai terluka di wajahnya saat bentrokan terjadi. "Seorang polwan jadi korban brutal mereka. Terkena cakar demonstran," katanya
"Kita akan meminta pertanggung jawaban dari pihak pendukung #2019GantiPresiden," pungkas perwira dengan melati tiga di pundak ini.










