Ratusan massa Aksi Damai Solidaritas Palestina (ADSP) yang dimotori Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Madura melakukan aksi damai bela Masjid Al-Aqsha.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan massa Aksi Damai Solidaritas Palestina (ADSP) yang dimotori Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Madura melakukan aksi damai bela Masjid Al-Aqsha. Mereka berkumpul dan berorasi di Area Monumen Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, Jumat (11/5) sesudah sholat jum'at.
Massa aksi mulai berdatangan setelah melakukan Salat Jumat bersama di Masjid Agung Asy' Shuhada'. Dan dengan membawa ratusan spanduk dukungan juga bendera, mereka berkumpul di Monumen Arek Lancor sambil melakukan orasi dukungan bagi rakyat Palestina.
BACA JUGA:
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
Bacaan surat Al-Fatihah dan gema takbir dari ratusan massa berkomandang menjadi pengobar semangat dan letupan emosi saat berorasi menambah semangat para pendukung yang memenuhi area Arek Lancor.
Aksi dukungan untuk rakyat Palestina bertajuk "Aksi damai 115 tolak tegas rencana pemindahan kedubes Amerika dari Tel Aviv ke Al-Aqsha diikuti oleh seluruh perwakilan DPD PKS se-Madura.
Menurut Sekretaris Umum DPD PKS Kabupaten Pamekasan Mohammad Alim, aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap keputusan Donald Trump yang tidak mengindahkan penolakan dunia atas sikap provokatifnya dan akan tetap memindahkan kedutaannya pada 14 Mei mendatang. Dimana keputusan tersebut bertepatan dengan 70 tahun dimulainya pendudukan Israel atas Palestina.
"Ada tujuh (7) pernyataan sikap yang kami suarakan sebagai dukungan terhadap rakyat palestina," tegasnya.
Aksi damai ini merupakan wujud "Madura Raya" sebagai daerah yang sebagian besar penduduknya peduli terhadap kemerdekaan Palestina.
"Semoga Allah SWT selalu meridhoi perjuangan ini amin," pungkas Mohammad Alim. (err/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




