Ditambahkan bupati Mustofa Kamal Pasa, bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah rutin memberi pembinaan dan bantuan kepada masyarakat untuk menerapkan 3 R (Reduce, Reuse, Recycle). Namun diakuinya bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto, tidak bisa melakukannya sendiri.
“3 R tidak bisa dijalankan sendri oleh pemerintah. Perlu dukungan dan sikap kooperatif masyarakat demi memuluskan upaya ini. Mari ubah kebiasaan hidup menuju ramah lingkungan, mulai dari menggunakan botol minuman dari pada membeli air dalam kemasan, membawa tas belanja sendiri dari rumah daripada mendapat kantong kresek dari pasar, menjadi anggota bank sampah serta kreatif mendaur ulang sampah menjadi barang bermanfaat,” pesan bupati dilanjutkan kegiatan tanam pohon.
Peringatan Hari Bumi 2018 kali ini juga dimeriahkan beberapa lomba menarik yang diikuti siswa SMP se-Kabupaten Mojokerto. Seperti yang dilaporkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto, Zainul Arifin, dalam laporan sambutannya.
“Hari ini kita juga menggelar berbagai kegiatan dengan peserta siswa SMP se-Kabupaten Mojokerto. Antara lain lomba melukis poster yang diikuti 162 siswa dan lomba karya nyata daur ulang plastik yang diikuti 243 siswa,” urai Zainul.










