"Untuk itu pemerintah terus melakukan kebijakan untuk membantu rakyat," katanya.
Sementara saat peninjauan, Bupati Puncak Jaya Henock Ibo mengeluhkan mahalnya harga semen di Puncak Jaya yang mencapai Rp 2 juta per zak. Menurutnya, hal ini membuat pembangunan terhambat.
Hal ini bisa dilihat dari bangunan-bangunan di kota Mulia Puncak Jaya yang tidak ada bangunan bertingkat seperti yang ada di daerah lain. "Ini akibat mahalnya harga semen, sehingga konstruksi bangunan adalah dari kayu, termasuk bangunan kantor pemerintah daerah," tuturnya.
Henock Ibo menambahkan, kebutuhan semen untuk Kabupaten Puncak Jaya tahun 2017 mencapai 2000 ton per tahun, sedangkan proyeksi tahun 2018 mencapai 3600 ton per tahun. Penyerapan tertinggi pada proyek-proyek pemerintah yang mencapai 3000 ton, sedangkan 600 ton untuk konsumsi masyarakat










