Kamis, 17 Oktober 2019 16:05

Perkembangan Jagung di Lamongan Dipantau Kedubes AS

Senin, 05 Juni 2017 18:47 WIB
Wartawan: Nurqomar Hadi
Perkembangan Jagung di Lamongan Dipantau Kedubes AS

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kunjungan kerja Bupati Fadeli ke jantung pertanian Amerika Serikat di Negara Bagian Iowa sudah berselang sejak Agustus 2016 lalu. Namun rupanya Kedutaan Besar Indonesia di Amerika Serikat (AS) masih memantau perkembangan pasca lawatan tersebut.

Karena usai lawatan itu, Fadeli langsung mencanangkan pembukaaan kawasan jagung modern dengan mengadopsi teknologi pertanian. Saat ini, hasil penerapan teknologi itu sudah bisa menaikkan produktivitas jagung Lamongan menjadi 11,8 ton per hektar.

Progres hasil lawatan ke AS itu mendapat apresiasi dari Rahmad Poetranto staf Atase Pertanian Kedubes RI di AS. Menurut dia, produktivitas jagung Lamongan kini bahkan sudah melebihi AS.

“Saya sangat mengapresiasi yang dicapai oleh Lamongan. Kini dari sisi produktivitasnya bahkan sudah melebihi Amerika Serikat, “ ujar Rahmad Poetranto saat diterima Bupati Fadeli di ruang kerjanya, Senin (6/5).

Rahmad Poetranto menyebutkan apa yang dicapai Lamongan saat ini tidak lepas dari leadership dari Bupati Fadeli. “Tadi saya sudah melihat bagaimana jagung Lamongan sudah berkembang sangat baik. Ini akan menjadi legacy yang bagus sekali bagi Lamongan ke depan,“ katanya menambahkan.

Bupati Fadeli mencanangkan pembukaan demfarm yang awalnya seluas 100 hektare diarahkan untuk memberikan contoh nyata bagi petani. Dengan harapan, jika petani bisa mengetahui sendiri manfaat penerapan teknologi modern, mereka akan mengadopsinya.

Di kawasan itu, produktivitas yang semula hanya rata-rata 5,8 ton, dalam panen raya kedua sudah menjadi 11,8 ton per hektare. Konsep kawasan pertanian modern tersebut saat ini diperluas menjadi 10 ribu hektare, dan akan ditularkan pada semua petani Lamongan.

Produk jagungnya sudah masuk ke sejumlah industri pengolahan pakan ternak dalam negeri. Sedangkan makanan olahan produksi UMKM sudah diekspor ke sejumlah negara di Asia Tenggara. (qom/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...