Selasa, 16 Juli 2019 16:08

Perkembangan Jagung di Lamongan Dipantau Kedubes AS

Senin, 05 Juni 2017 18:47 WIB
Wartawan: Nurqomar Hadi
Perkembangan Jagung di Lamongan Dipantau Kedubes AS

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kunjungan kerja Bupati Fadeli ke jantung pertanian Amerika Serikat di Negara Bagian Iowa sudah berselang sejak Agustus 2016 lalu. Namun rupanya Kedutaan Besar Indonesia di Amerika Serikat (AS) masih memantau perkembangan pasca lawatan tersebut.

Karena usai lawatan itu, Fadeli langsung mencanangkan pembukaaan kawasan jagung modern dengan mengadopsi teknologi pertanian. Saat ini, hasil penerapan teknologi itu sudah bisa menaikkan produktivitas jagung Lamongan menjadi 11,8 ton per hektar.

Progres hasil lawatan ke AS itu mendapat apresiasi dari Rahmad Poetranto staf Atase Pertanian Kedubes RI di AS. Menurut dia, produktivitas jagung Lamongan kini bahkan sudah melebihi AS.

“Saya sangat mengapresiasi yang dicapai oleh Lamongan. Kini dari sisi produktivitasnya bahkan sudah melebihi Amerika Serikat, “ ujar Rahmad Poetranto saat diterima Bupati Fadeli di ruang kerjanya, Senin (6/5).

Rahmad Poetranto menyebutkan apa yang dicapai Lamongan saat ini tidak lepas dari leadership dari Bupati Fadeli. “Tadi saya sudah melihat bagaimana jagung Lamongan sudah berkembang sangat baik. Ini akan menjadi legacy yang bagus sekali bagi Lamongan ke depan,“ katanya menambahkan.

Bupati Fadeli mencanangkan pembukaan demfarm yang awalnya seluas 100 hektare diarahkan untuk memberikan contoh nyata bagi petani. Dengan harapan, jika petani bisa mengetahui sendiri manfaat penerapan teknologi modern, mereka akan mengadopsinya.

Di kawasan itu, produktivitas yang semula hanya rata-rata 5,8 ton, dalam panen raya kedua sudah menjadi 11,8 ton per hektare. Konsep kawasan pertanian modern tersebut saat ini diperluas menjadi 10 ribu hektare, dan akan ditularkan pada semua petani Lamongan.

Produk jagungnya sudah masuk ke sejumlah industri pengolahan pakan ternak dalam negeri. Sedangkan makanan olahan produksi UMKM sudah diekspor ke sejumlah negara di Asia Tenggara. (qom/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...