Sabtu, 04 Juli 2020 12:48

Sekolah Pilot di Banyuwangi Sudah Hasilkan 534 Penerbang

Kamis, 24 November 2016 02:41 WIB
Sekolah Pilot di Banyuwangi Sudah Hasilkan 534 Penerbang

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Dalam lima tahun terakhir, sekolah pilot di Banyuwangi telah menghasilkan 534 penerbang yang telah tersebar dan bekerja di berbagai maskapai penerbangan. Ratusan penerbang itu, lulus dari tiga sekolah yang beroperasi di Banyuwangi, yaitu Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (LP3B) atau sekolah pilot negeri milik Kementerian Perhubungan, Mandiri Utama Flight Academy, dan Bali International Flight Academy (BIFA).

”Kehadiran tiga pilot school tersebut menjadikan Banyuwangi sebagai favorit anak muda dari seluruh Indonesia yang bercita-cita menjadi pilot. Keberadaan sekolah pilot sangat relevan untuk menyiapkan sumberdaya manusia penerbang andal di tengah semakin berkembangnya industri penerbangan nasional. Saat ini jumlah maskapai dan rute terus berkembang, sehingga di sisi hulunya, seperti kesiapan SDM, harus benar-benar bagus. Indonesia membutuhkan setidaknya sekitar 800 pilot per tahun. Sementara untuk kawasan Asia, kebutuhannya mencapai sekitar 185 ribu pilot hingga 2031,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di sela-sela wisuda sekolah pilot MUFA di Aula Hotel Ketapang Indah, Rabu (23/11).

Anas menambahkan, pengembangan sekolah pilot juga ikut menggerakkan perekonomian daerah. Ratusan taruna dan keluarganya membutuhkan akomodasi di Banyuwangi yang bisa meningkatkan permintaan jasa kuliner, transportasi, suvenir, dan hotel. ”Tiga sekolah pilot itu setiap tahun melakukan pengembangan yang pasti juga ikut menyerap tenaga kerja lokal,” papar Anas.

Kehadiran sekolah pilot tersebut juga memberi berkah karena mereka menyediakan beasiswa bagi anak muda Banyuwangi. Salah satunya adalah MUFA yang memberikan beasiswa bagi anak muda Banyuwangi untuk menjadi pilot. Melalui sinergi bersama Dinas Pendidikan, akan diseleksi anak muda Banyuwangi dari keluarga kurang mampu namun mempunyai kualifikasi untuk menjadi pilot. Seleksi ini termasuk ditujukan kepada para santri yang banyak tersebar di Banyuwangi.

”Seleksi digelar di Banyuwangi dan Jakarta dengan semua biaya seleksi, termasuk transportasi, ditanggung. Proses seleksi sedang jalan, tapi tidak mudah memang menjaring ini karena sekolah pilot juga tidak mudah. Saya berharap akhir tahun ini sudah ada anak muda yang lolos dan awal tahun depan bisa mulai belajar di sekolah pilot,” ujar Anas. (bwi1/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...