Ahok Persilakan Polisi Memproses Laporan Masyarakat, Bareskrim Bakal Menangguhkan

"Enggak ada yang salah. Minta maaf (untuk) apa?" jawab Ahok singkat usai nonton bareng film Guru Bangsa Tjokroaminoto di Djakarta Theatre, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2016).

Namun beberapa hari kemudian ia akhirnya minta maaf kepada umat Islam. "Yang pasti saya sampaikan kepada semua umat Islam ataupun orang yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam karena videonya seperti apa. Semua wartawan TV juga saat itu menayangkan, tapi gak ada yang bilang bahwa itu penistaan atau pelecehan. Saya juga bukan ahli Islam," ujar Ahok di Balai Kota, Senin (10/10) seperti dikutip Republika.co.id.

Lalu bagaimana sikap Mabes Polri? Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Ari Dono Sukmanto akan mempertimbangkan untuk menangguhkan proses hukum dimaksud, dengan alasan momentumnya mendekati penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Kewajiban Polri menerima laporan untuk ditindaklanjuti, mulai dari pemeriksaan-pemeriksaan saksi dan bukti,” ujar Ari Dono, seusai memberikan sambutan pada acara Pelatihan Penyidikan dan Sistem Laporan Tindak Pidana Pemilihan Tahun 2017, di Gedung Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (13/10), dikutip beritasatu.com.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: