Sekitar pukul 12.25 WIB pada saat korban dan istrinya makan soto, Sri Wahyuni, penjual es degan di depan warung soto tiba-tiba berteriak maling. Selanjutnya Subagio dan Winarti keluar dari warung soto menuju ke mobilnya dan melihat kaca sisi kanan depan (dekat kursi sopir) sudah pecah.
Berdasarkan keterangan Sri Wahyuni, ada dua orang berboncengan yang mencurigakan dengan mengendarai Sepeda motor Supra X 125 warna biru.
“Yang mana orang yang dibonceng memiliki ciri-ciri perawakan kecil tinggi, memakai jaket hitam , celana jeans hitam, menggunakan helm warna hitam turun tepat di sisi kanan mobil. Sedangkan yang membonceng masih di atas sepeda dengan ciri ciri berperawakan tinggi besar, memakai jaket hitam dari kain, celana warna hitam, memakai sandal jepit, memakai helm hitam masih di atas sepeda motor,” terang Paur Humas.
Berdasarkan kesaksian Sri Wahyuni, orang yang turun dari sepeda motor tersebut seperti menyikut kaca mobil namun tidak berhasil dan langsung memukul dengan batu. Lalu orang tersebut memasukkan badannya ke dalam mobil hingga kakinya menggelantung.










