GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik menyalurkan bantuan senilai Rp100 juta kepada kelompok nelayan di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik. Bantuan diserahkan melalui kegiatan Nasi Layur atau akronim dari Komunikasi Bersama Nelayan Lumpur di Bale Cilik pada Rabu (7/10/2026).
Bantuan diberikan kepada kelompok nelayan di lima bale, yakni Bale Pasusukan, Bale Purbo, Bale Wonorejo, Bale Cilik, dan Bale Gede. Dana tersebut akan digunakan untuk revitalisasi fasilitas pendukung aktivitas nelayan, seperti bale, dermaga, dan sarana pesisir lainnya.
VP Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, Ari Primantara, menegaskan dukungan ini merupakan komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Keberadaan Petrokimia Gresik tidak dapat dipisahkan dari masyarakat di sekitar perusahaan. Karena itu, kami ingin terus hadir melalui kontribusi yang benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.
Selain bantuan, kegiatan Nasi Layur juga menjadi ruang komunikasi langsung antara perusahaan dan nelayan. Ari menambahkan forum ini memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi sekaligus menerima informasi dari perusahaan.
“Melalui Nasi Layur, kami ingin membangun komunikasi yang semakin dekat dan terbuka,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Petrokimia Gresik juga melibatkan tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk memberikan edukasi kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Materi mencakup langkah awal penanganan, pentingnya keselamatan diri, serta jalur komunikasi dengan perusahaan.
“Keselamatan perlu menjadi kepedulian bersama. Dengan komunikasi yang baik, perusahaan dan masyarakat dapat menjaga lingkungan yang aman dan kondusif,” kata Ari.
Ia menyampaikan, Petrokimia Gresik berharap kolaborasi dengan masyarakat pesisir terus berkembang melalui komunikasi, edukasi, dan program berkelanjutan.
“Kami ingin hubungan yang sudah terjalin baik ini terus tumbuh, mendengar kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan kontribusi yang memberikan nilai tambah,” pungkasnya. (hud/mar)










