NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi, tepatnya di Kilometer 571-B, Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (8/10/2026) pagi.
Insiden tersebut melibatkan satu unit truk bermuatan cabai, dua kendaraan pikap pengangkut kambing, serta dua mobil pribadi jenis Toyota Fortuner. Musibah ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka, sementara sejumlah ternak kambing dilaporkan mati di lokasi kejadian.
Berdasarkan penuturan Ivan, penumpang salah satu pikap, insiden bermula saat mobil pikap bernomor polisi E 8061 QE yang dikemudikan Mohamad Ali (37), warga Jember, mengalami pecah ban hingga berhenti di lajur cepat.
Tak lama kemudian, sebuah pikap berpelat nomor P 8298 GL yang dikemudikan Musleh (42), warga Jember, berhenti tepat di belakangnya untuk memberikan bantuan penggantian ban.
"Pikap yang di depan itu pecah ban dan berhenti di lajur cepat. Kami berhenti di belakangnya untuk membantu mengganti ban," tutur Ivan.
Saat proses pergantian ban berlangsung, melaju truk bermuatan cabai berpelat N 9230 UY dari arah Ngawi menuju Solo. Truk yang dikemudikan Deni Agus (38), warga Pasuruan, tersebut mendadak menghantam kedua kendaraan pikap di depannya.
Benturan keras menyebabkan ketiga armada tersebut terpelanting dan terguling. Bahkan muatan cabai yang diangkut tumpah hingga menutupi jalur berlawanan. Imbas tumpahan material dan benturan tersebut memicu dua kendaraan Toyota Fortuner di sekitar lokasi ikut terlibat kecelakaan, hingga salah satunya berujung terguling.
Petugas Jasa Marga bersama instansi terkait bergerak cepat melangsungkan proses evakuasi. Petugas sempat berjibaku mengeluarkan kru truk yang terjebak di dalam kabin kemudi yang ringsek.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, mengonfirmasi data korban dalam insiden tersebut.
"Korban meninggal dunia satu orang, yaitu kenek truk, Oktavian Tri Yuwono, usia 34 tahun, warga Kabupaten Malang. Untuk korban luka ada empat orang dan seluruhnya sudah kami evakuasi ke Rumah Sakit Widodo Ngawi," jelas Agus.
Sementara itu, jenazah korban tewas telah dilarikan ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum.
"Korban meninggal dunia kami bawa ke RSUD Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan," tambahnya.
Aparat kepolisian langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita barang bukti guna kepentingan penyidikan. Proses evakuasi kendaraan yang sempat memicu kemacetan panjang di jalur menuju Solo tersebut kini telah ditangani sepenuhnya oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi.










