Ringkasan Berita
- Kebakaran terjadi di rumah kontrakan Sarwono (70 tahun) di Kota Kediri pada Senin malam, 5 Oktober 2026, dan berhasil dipadamkan setelah satu jam.
- Korban ditemukan meninggal dunia di kamar tidurnya dalam kondisi tengkurap dan mengalami luka bakar, diduga karena tidak sempat menyelamatkan diri.
- Korban diketahui tinggal sendiri dan menderita stroke, yang mungkin menghambat upaya penyelamatannya saat terjadi kebakaran.
- Penyebab kebakaran dan kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan medis.
- Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian yang pasti.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Sarwono, lansia 70 tahun ditemukan meninggal dunia di kamar tidurnya karena diduga tak sempat menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran di rumah kontrakannya di Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Senin (5/10/2026) malam.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan, Aipda Heppy Endra, mengatakan bahwa api kebakaran terlihat di rumah kontrakan Sarwono di RT 01, RW 07, Kelurahan Dandangan, sekitar pukul 22.00 WIB pada Senin malam.
Menurutnya, api dengan cepat membesar dan membakar bagian dalam rumah. Petugas pemadam kebakaran yang mendapat laporan, langsung bergegas menjinakkan kobaran api yang berlangsung sekitar satu jam.
Setelah api berhasil dipadamkan, lanjut Aipda Heppy, petugas melakukan penyisiran di dalam rumah, dan menemukan korban sudah meninggal dunia di dalam kamar tidurnya dalam posisi tengkurap dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar.
“Kalau korbannya Pak Sarwono, dia itu tinggal sendiri. Untuk penyebab kebakaran kami belum tahu karena masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang diterima Aipda Heppy, korban diketahui menderita stroke. Saat kejadian dia tinggal sendiri. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Pemeriksaan terhadap jenazah juga dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban.
“Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran yang menewaskan lansia tersebut," tutup Aipda Heppy. (uji/msn)










