Percepat Program Keselamatan, KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang

BANGSAONLINE.com - KAI menutup 172 perlintasan sebidang sebagai bagian dari peningkatan standar keselamatan operasional. Perusahaan juga mempercepat program keselamatan di 190 titik prioritas di berbagai wilayah operasional, menindaklanjuti rekomendasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pascainsiden di Stasiun Bekasi Timur.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan komitmen penuh perusahaan dalam menuntaskan rekomendasi KNKT.

“Fokus kami adalah menyelesaikan rekomendasi KNKT dengan cepat dan tepat. Yang bisa langsung dilakukan, kami jalankan. Yang membutuhkan kajian dan penyempurnaan, kami percepat,” ujarnya, Kamis (1/10/2026).

Enam poin rekomendasi mencakup penguatan komunikasi, evaluasi kerja masinis, serta prosedur perjalanan kereta. KAI memperketat pelatihan pegawai dan menyempurnakan prosedur kerja untuk mengenali potensi bahaya operasional.

Bobby menekankan keterbukaan penuh kepada pemangku kepentingan dan memastikan pendampingan hukum bagi pegawai yang terlibat proses hukum.

Sementara itu, VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan percepatan program keselamatan dilakukan di sembilan Daerah Operasi (Daop) dan empat Divisi Regional (Divre). 

“Perbaikan kami jalankan secara bertahap dan terukur, mulai dari penanganan perlintasan, kesiapan petugas, fasilitas keselamatan, hingga edukasi kepada masyarakat,” katanya.

KAI mencatat pekerjaan fisik sipil berjalan di 183 lokasi, konstruksi modular terpasang di 69 perlintasan, serta menyiagakan 748 petugas Penjaga Jalan Lintasan (PJL) tersertifikasi.

Perusahaan juga melaksanakan 6.259 sosialisasi perlintasan sebidang, 988 kegiatan edukasi di sekolah dan tempat ibadah, serta memasang 2.646 spanduk peringatan bahaya di titik rawan kecelakaan.

Langkah tersebut menegaskan komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta sekaligus melindungi masyarakat di sekitar jalur rel. (rom)