647 Warga Jatim Raih Penghargaan Donor Darah 75 Kali, Khofifah Dorong Regenerasi Pendonor

"Mungkin nanti, Kadinkes Jatim Prof. Erwin dipandu oleh Pak Imam Utomo supaya area-area yang masuk wilayah kabupaten ini juga keikutsertaannya bisa ditingkatkan," ujarnya.

Khofifah melihat wilayah kabupaten memiliki potensi besar untuk menjadi basis pendonor darah sukarela. Dengan cakupan wilayah yang luas dan jumlah masyarakat yang besar, peningkatan partisipasi di kabupaten dinilai dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan ketersediaan stok darah di Jawa Timur.

Khofifah menambahkan, pemerataan pendonor menjadi penting karena kebutuhan darah berlangsung setiap hari dan menyangkut berbagai kebutuhan pelayanan kesehatan.

Karena itu, penguatan partisipasi masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya mengandalkan kegiatan donor pada momentum tertentu.

Langkah kedua yang didorong Khofifah adalah memperkuat sinergi antara Palang Merah Remaja (PMR) dan gerakan Pramuka di lingkungan sekolah. Menurutnya, kedua organisasi tersebut memiliki basis pelajar yang luas dan dapat menjadi ruang strategis untuk menanamkan kepedulian sosial serta semangat kemanusiaan sejak dini.

Ia menilai penguatan sinergi PMR dan Pramuka dapat menjadi investasi sosial jangka panjang dalam membangun budaya donor darah di kalangan generasi muda.

"Kalau itu bisa memberseiringi antara Pramuka dengan PMR, ini skalanya bisa sangat masif. Karena pada dasarnya Pramuka di setiap sekolah dari mulai SD," kata Khofifah.

Khofifah berharap penguatan edukasi kemanusiaan sejak usia sekolah dapat menumbuhkan kesadaran bahwa donor darah merupakan bentuk kepedulian yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, regenerasi pendonor dapat terus berjalan dan kebutuhan darah di masa mendatang dapat ditopang oleh basis pendonor sukarela yang semakin luas.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi secara langsung kepada 647 penerima penghargaan yang telah konsisten mendonorkan darah hingga mencapai 75 kali.

Ia menyebut konsistensi tersebut sebagai bentuk pengabdian kemanusiaan yang sering kali berlangsung tanpa sorotan, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

"Kami menyampaikan terima kasih yang pertama. Yang kedua juga terima kasih yang ketiga juga terima kasih. Jadi, kalau orang cerita bhinneka tunggal Ika maka bhinneka Tunggal Ika lahir batin itu sesungguhnya adalah para pendonor darah sukarela," puji Khofifah.

Ia melanjutkan, ketulusan para pendonor dalam menyumbangkan darah merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama karena darah yang diberikan tidak mengenal perbedaan latar belakang penerimanya.

"Kalau ada keikhlasan lahir batin, maka para pendonor darah inilah yang sesungguhnya memiliki keikhlasan lahir batin yang luar biasa," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PMI Jawa Timur Imam Utomo menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah yang secara konsisten memberikan penghargaan kepada para pendonor darah sukarela, termasuk dengan menyerahkannya secara langsung di Gedung Negara Grahadi.

"Saya sampaiakan ribuan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah memberikan waktu untuk menyerahkan penghargaan secara pribadi di Grahadi setiap tahunnya," ucapnya.

Imam mengatakan, Surabaya selama ini menjadi salah satu daerah yang memiliki kontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan darah di Jawa Timur. Setiap hari, PMI di Surabaya mampu melakukan pengambilan darah dari sekitar 400 pendonor.

Untuk memperkuat kapasitas layanan tersebut, PMI Jawa Timur berencana mendirikan Unit Donor Darah (UDD) kedua di Kota Surabaya. Rencana tersebut akan dikolaborasikan dengan Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kesehatan.

Menurut Imam, keberadaan UDD kedua diharapkan dapat memperluas akses masyarakat untuk melakukan donor darah sekaligus memperlancar proses pengambilan dan pengelolaan darah di Surabaya.

"Mudah-mudahan Surabaya dua ini nanti bisa mendapat tempat yang bagus dan tidak mengalami kesulitan. Sehingga pengambilan darah di Surabaya bisa berjalan lebih lancar," harapnya. (dev/van)