BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan 2026/2027 Bertahap hingga Februari

BANGSAONLINE.com - BMKG memprediksi puncak musim hujan 2026/2027 di Indonesia berlangsung bertahap mulai Desember 2026 hingga Februari 2027. Fenomena ini tidak terjadi serentak karena perbedaan karakteristik iklim di berbagai wilayah.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menjelaskan puncak hujan Desember 2026 diprakirakan terjadi di 155 Zona Musim (ZOM), atau 36,94 persen luas daratan Indonesia.

Pada Januari 2027, puncak hujan mencakup 162 ZOM (25,68 persen), sedangkan Februari 2027 diperkirakan meliputi 190 ZOM (16,79 persen).

Wilayah yang diprediksi lebih dahulu mengalami puncak hujan Desember 2026 antara lain sebagian besar Sumatra, Kalimantan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, serta sejumlah kawasan di Maluku dan Papua.

Pada Januari 2027, puncak hujan diperkirakan terjadi di Riau bagian selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Lampung utara, sebagian Jawa, Bali tengah, NTB barat, NTT, serta sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Februari 2027 menjadi periode puncak hujan bagi wilayah lain, termasuk Lampung tengah, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, serta sebagian besar Papua dan Maluku.

BMKG menegaskan puncak musim hujan berlangsung bertahap sesuai karakteristik iklim masing-masing wilayah. Kondisi ini menjadi acuan penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. (rom)