BMKG: Bibit Siklon Tropis 92W Tak Berdampak Langsung ke Indonesia

BANGSAONLINE.com - BMKG terus memantau perkembangan Bibit Siklon Tropis 92W yang terdeteksi di daratan Thailand bagian barat pada hari ini, Minggu (27/9/2026). Kendati demikian, sistem tersebut diprakirakan tidak memberikan dampak langsung terhadap cuaca maupun perairan Indonesia.

Prakirawan BMKG, Afif, menyebut sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum 15 knot atau sekitar 28 km/jam dengan tekanan minimum 1.300 hPa dan bergerak ke arah barat laut.

“Sistem ini diprakirakan tidak memberikan dampak langsung terhadap kondisi cuaca maupun perairan di wilayah Indonesia,” ujarnya.

BMKG mencatat adanya sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan dan Samudra Pasifik utara Papua Nugini yang membentuk daerah konvergensi.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra bagian tengah, sebagian besar Kalimantan, Jawa Barat, Sulawesi Barat, dan Papua utara.

Untuk sektor penerbangan, BMKG mengingatkan potensi awan hujan dapat memengaruhi operasional.

Sementara itu, perairan Indonesia diprakirakan mengalami angin 5-25 knot dengan gelombang tinggi 2,5-4 meter di Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, selatan Jawa, Bali, NTB, serta pesisir selatan Banten hingga NTT.

BMKG juga mengingatkan potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah kawasan, seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Maluku.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca, serta terus memperbarui informasi resmi BMKG terkait potensi bencana hidrometeorologi. (rom)