KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Kediri mengusulkan penanganan kawasan kumuh di Kelurahan Ngronggo dengan total rencana dukungan pembiayaan mencapai Rp9,9 miliar melalui program PERMATA Jawa Timur.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Final Expose Readiness Criteria Penanganan Kawasan Kumuh Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi untuk Kelurahan Ngronggo di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Jumat (25/9/2026).
Final Expose Readiness Criteria merupakan salah satu tahapan yang harus dipenuhi Pemerintah Kota Kediri dalam proses pengajuan penanganan kawasan kumuh melalui program PERMATA Jawa Timur.
Melalui tahapan tersebut, kesiapan perencanaan, teknis, kelembagaan, hingga dukungan pembiayaan untuk penanganan kawasan di Kelurahan Ngronggo dipaparkan dan dievaluasi guna memastikan lokus yang diusulkan memenuhi kriteria serta siap memperoleh dukungan program.
"Pertemuan kita hari ini tentu bukan sekadar untuk memenuhi tahapan readiness criteria. Lebih dari itu, bagi kami ini menjadi kesempatan untuk memastikan bahwa rencana penanganan kawasan Ngronggo benar-benar matang, realistis, dan yang paling penting, menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Vinanda menjelaskan Pemerintah Kota Kediri menempatkan Kelurahan Ngronggo sebagai salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian karena tidak hanya menghadapi persoalan permukiman, tetapi juga memiliki posisi strategis sebagai subpusat pelayanan kota dengan aktivitas perdagangan dan jasa, pendidikan, serta perkantoran yang terus berkembang.
Peningkatan kualitas kawasan Ngronggo dinilai tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut, tetapi juga mendukung aktivitas perkotaan Kota Kediri secara keseluruhan.
Lokus yang diusulkan memiliki luas sekitar 13,86 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 1.413 jiwa atau 493 kepala keluarga dan berdasarkan hasil penilaian masuk kategori kumuh ringan dengan nilai 17, meskipun kategori tersebut tidak berarti persoalan yang dihadapi masyarakat dapat dianggap ringan.
Masih terdapat kebutuhan nyata berupa peningkatan kelayakan hunian, jalan lingkungan, drainase, penyediaan air minum, sanitasi, pengelolaan persampahan, hingga proteksi kebakaran sehingga penanganannya perlu dilakukan secara terpadu.
"Itulah sebabnya kami mendorong pendekatan skala kawasan yang terpadu dan terintegrasi.
Tujuan kami bukan sekadar mengubah status kawasan dari kumuh menjadi tidak kumuh. Kami ingin menghadirkan lingkungan yang lebih layak huni, lebih sehat, lebih aman, lebih tertata, dan berkelanjutan. Pada saat yang sama, penataan tersebut juga harus mampu mendukung potensi yang sudah tumbuh di masyarakat," jelasnya.
Wali Kota Kediri mengungkapkan Ngronggo memiliki sejumlah potensi yang perlu terus dikembangkan, mulai dari UMKM, aktivitas perdagangan dan pendidikan, hingga identitas sebagai kampung kreatif dengan potensi Ngronggo Sport Art Centre, sehingga pembenahan infrastruktur perlu berjalan beriringan dengan pengembangan karakter dan potensi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan yang baik tidak hanya diukur dari kondisi jalan yang semakin baik atau lingkungan yang semakin rapi, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat, seperti rumah yang semakin layak, berkurangnya genangan, akses yang semakin baik, lingkungan lebih sehat, serta tersedianya ruang bagi aktivitas ekonomi untuk terus tumbuh.
Sejalan dengan visi dan misi Kota Kediri MAPAN, Pemerintah Kota Kediri berkomitmen mengawal penanganan kawasan di Kelurahan Ngronggo melalui kesiapan dokumen perencanaan, dukungan teknis, dan pembiayaan dengan usulan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp6.302.887.000 serta anggaran pendampingan dari Pemerintah Kota Kediri sebesar Rp3.600.706.000 sehingga total rencana dukungan pembiayaan mencapai Rp9.903.593.000.
"Tidak kalah penting, kami ingin seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu arah agar setiap intervensi dapat saling melengkapi. Kami menyadari bahwa rencana yang baik tetap membutuhkan masukan dan penyempurnaan. Karena itu, kami sangat berharap melalui kegiatan hari ini, kami memperoleh arahan dari Bapak-Ibu sekalian sehingga apa yang sudah kami siapkan dapat semakin matang dan benar-benar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan," pungkasnya. (uji/van)










