Gara-Gara Sound System, Pria di Sampang Bacok Mertua hingga Tewas

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Seorang pria MD (26) tega membacok mertuanyayakni M (55) hingga tewas setelah mendatangi rumah korban untuk meminta suara sound system dikecilkan.

Peristiwa berdarah tersebut berlangsung di Dusun Tlagah, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ketika itu, M sedang berada di teras rumah bersama sejumlah saksi sambil menyalakan sound system.

Menurut polisi, suara sound system tersebut mengganggu tidur anak MD. Kondisi itu membuat MD mendatangi M dan meminta agar volume suara dikecilkan.

"Namun korban memberikan jawaban yang membuat pelaku tersinggung. Pelaku lupa kalimat yang diucapkan oleh korban," kata Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto dalam konferensi pers, Rabu (23/9/2026).

MD kemudian mengambil parang yang berada di dekat M. Senjata tajam tersebut digunakan untuk menyerang bagian atas kepala M hingga korban terjatuh.

"Pelaku kemudian kembali menyabetkan parang ke bagian belakang leher kiri korban sebanyak dua kali," ujarnya.

M mengalami sejumlah luka akibat serangan tersebut dan akhirnya meninggal dunia. Polisi menyebut korban merupakan ayah tiri dari istri MD.

Polisi kemudian menangkap MD pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Ia ditangkap di sebuah musala milik warga di Dusun Burajah, Desa Mambulu Barat, sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan sebilah parang sepanjang 54 sentimeter serta sejumlah pakaian milik korban dan pelaku.

"MD dijerat Pasal 458 ayat (1) KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun," pungkasnya. (van)