SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Sana alias Buk Sidah (71), warga Dusun Sallok, Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin mengatakan korban ditemukan tim SAR gabungan pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di area persawahan.
"Pada pukul 10.00 WIB tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di area persawahan," kata Hozin.
Pada hari ketiga pencarian, tim SAR mulai bergerak sejak pukul 07.30 WIB. Penyisiran dilakukan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan korban.
Hozin menjelaskan, tim SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas cakupan wilayah pencarian.
"SRU 1 melakukan penyisiran darat, sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran di area tambak hingga sungai," ujarnya.
Setelah dilakukan penyisiran di sejumlah titik, korban akhirnya ditemukan di area persawahan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Sana alias Buk Sidah, perempuan berusia 71 tahun yang berdomisili di Dusun Sallok, Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Sampang.
Polres Sampang bersama tim gabungan kemudian mengevakuasi jenazah Siddah (71) dari area persawahan. Korban sebelumnya dilaporkan hilang dan pencarian dilakukan selama beberapa hari.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan pencarian Siddah dimulai pada Selasa, 15 September 2026, setelah Polsek Jrengik menerima laporan kehilangan. Proses pencarian melibatkan personel Polsek Jrengik, Koramil 0828/06 Jrengik, BPBD Sampang, serta masyarakat.
"Selama dua hari pencarian, Selasa dan Rabu, tim belum menemukan keberadaan korban. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Kamis dengan konsentrasi di sekitar aliran sungai," kata Eko, Kamis 17 September 2026.
Sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah Siddah ditemukan Ahya (58), seorang petani, ketika berada di sekitar sawah miliknya. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada tim BPBD untuk dilakukan proses evakuasi ke rumah duka.
Setelah jenazah dievakuasi, tenaga kesehatan Puskesmas Jrengik melakukan pemeriksaan luar. Tim Inafis Polres Sampang juga mendatangi rumah duka untuk memeriksa jenazah serta mengecek lokasi penemuan.
"Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya luka yang mengarah pada tindakan kekerasan," ujar Eko.
Pihak keluarga menolak dilakukan visum et repertum dan menerima kematian Siddah sebagai musibah. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (van)










