BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Perum Bulog Cabang Bojonegoro mulai masif menyalurkan program bantuan pangan (bapang) tahap II untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026.
Secara keseluruhan, sebanyak 19.200 ton beras bantuan disiapkan untuk disalurkan kepada 640.002 penerima bantuan pangan (PBP) yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
Pimpinan Bulog Cabang Bojonegoro, Umar Said, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Anggota Komisi IV DPR RI Eko Wahyudi telah menggelar penyerahan simbolis bantuan pangan beras di Desa Jatiklabang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, serta Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.
"Seperti sebelumnya, setiap penerima bantuan pangan (PBP) memperoleh bantuan beras 10 kilogram setiap bulan. Karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, maka setiap PBP akan menerima total 30 kilogram beras," jelas Umar, Jumat (18/9/2026).
Guna memastikan bantuan terdistribusi tepat jumlah dan tepat sasaran, Bulog mengerahkan satuan tugas (satgas) untuk menyerahkan beras langsung kepada penerima, sekaligus memanfaatkan teknologi berbasis aplikasi terintegrasi.
"Aplikasi ini digunakan untuk menyimpan data berupa foto penerima bantuan beras," ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Eko Wahyudi, menegaskan bahwa pengawalan langsung ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses penyaluran berjalan lancar dan sampai ke tangan masyarakat sesuai regulasi.
“Berdasarkan pemantauan kami, secara tata cara teknis penyaluran bantuan pangan juga sudah melibatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah hingga pemerintah desa," ujar Eko Wahyudi.










