Bulog Bojonegoro Siap Salurkan Bapang Tahap II, Tiap Penerima Dapat 30 Kg Beras

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Perum Bulog Cabang Bojonegoro tengah mematangkan langkah untuk mendistribusikan Program Bantuan Pangan (Banpang) Tahap II alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Skema bantuan kali ini sedikit berbeda dari periode sebelumnya, di mana penerima manfaat hanya akan mendapatkan bantuan berupa beras tanpa paket minyak goreng.

Kepastian penyaluran ini disampaikan oleh Pemimpin Cabang Perum Bulog Bojonegoro, Umar Said. Ia mengonfirmasi bahwa instansinya telah mengantongi surat penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan kini aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

"Surat penugasan sudah kami terima. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan pelaksanaan penyaluran bantuan pangan tahap II," katanya, Minggu (9/8/2026).

Mengenai besaran alokasi, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) berhak menerima 10 kilogram beras per bulan. Karena proses distribusi dirapel sekaligus untuk kurun tiga bulan (Juli–September), setiap PBP akan membawa pulang total 30 kilogram beras.

Untuk menjamin mutu komoditas yang dibagikan, Bulog bekerja sama dengan dinas terkait guna melakukan pengawasan ketat.

"Selain menyiapkan distribusi, Bulog juga memastikan kualitas beras yang akan disalurkan memenuhi standar. Pemeriksaan kualitas telah dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Lamongan," jelasnya.

Secara keseluruhan, wilayah operasional Bulog Bojonegoro mencakup tiga daerah dengan total jangkauan 640.002 PBP. Kabupaten Bojonegoro mencatatkan kuota terbesar dengan 256.850 PBP.

"Sementara itu, Kabupaten Tuban tercatat memiliki 203.284 PBP dan Kabupaten Lamongan sebanyak 179.868 PBP," terangnya.

Guna mengantisipasi kendala di lapangan, Bulog menyediakan garansi penggantian jika ada warga yang menerima beras dengan kondisi buruk atau kurang layak. Masyarakat dapat memanfaatkan saluran layanan pengaduan resmi Bulog, menghubungi Satgas Pangan Bulog tingkat desa, atau melaporkannya ke aparat desa setempat agar beras segera ditukar.

"Kami berharap seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga penyaluran bantuan pangan tahap II dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah," tandasnya. (jku/rev)