Tangga Kayu Posisi Tegak, Evakuasi Jenazah Warga Sidoarjo Pakai Peralatan Vertical Rescue

Humas Damkar BPBD Sidoarjo Yoli Wisnu mengatakan, petugas awalnya menerima informasi mengenai warga sakit yang membutuhkan bantuan untuk dibawa ke faskes.

Namun, setelah dilakukan pengecekan, petugas mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Awalnya kami menerima laporan dari PSC Dinkes Sidoarjo untuk membantu evakuasi warga yang sakit dari lantai dua. Setelah petugas melakukan pengecekan, ternyata korban sudah meninggal dunia," ujar Yoli, Jumat (11/9).

Menurut Yoli, kendala utama dalam proses evakuasi adalah akses menuju lantai dua rumah korban.

Tangga yang digunakan terbuat dari kayu dengan posisi sangat tegak sehingga menyulitkan petugas menurunkan jenazah secara manual.

"Karena kondisi tangganya tegak, proses evakuasi cukup sulit. Kami kemudian menggunakan peralatan rescue untuk menurunkan jenazah dari lantai dua," jelasnya.

Laporan diterima petugas pada pukul 16.56 WIB. Regu II Rescue Pos Kota berangkat pukul 17.09 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 17.36 WIB.

Petugas kemudian menyiapkan sejumlah peralatan, di antaranya tandu basket, perangkat vertical rescue, full body harness, helm, dan tripod.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 18.34 WIB. Setelah seluruh proses selesai, petugas meninggalkan lokasi pada pukul 18.57 WIB.

"Evakuasi dilakukan dengan peralatan vertical rescue untuk memastikan proses penurunan jenazah dari lantai dua berjalan aman," kata Yoli.

Dalam penanganan tersebut, Damkar BPBD Sidoarjo mengerahkan satu unit mobil operasional rescue beserta personel Regu II Rescue Pos Kota. Petugas juga berkoordinasi dengan PSC Dinkes Sidoarjo. (cat/van)