Baznas Jatim Gandeng Pendamping Desa untuk Perkuat Penyaluran Zakat Produktif

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Kelembagaan dengan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Jawa Timur dan kabupaten/kota Gerbang Kertasusila plus Pasuruan dan Jombang di bawah Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

Ketua Baznas Jatim H. Mohammad Ghofirin MPd mengatakan, rakor tersebut bertujuan memperkuat komunikasi dan sinergi antara Baznas Jatim dengan TPP yang biasa disebut sebagai Pendamping Desa.

"Ada satu kesimpulan dari hasil pertemuan tadi bahwa dari sekian pentasharufan (penyaluran) zakat, maka ada zakat yang bersifat produktif. Zakat produktif ini digunakan salah satunya untuk memberdayakan masyarakat desa," kata Gus Ghofirin, sapaan Muhammad Ghofirin kepada BANGSAONLINE, Kamis (10/9/2026).

Ia menambahkan, selama ini dana zakat produktif diberikan tanpa pendampingan.

"Di situlah dana zakat produktif tidak hanya diberikan kemudian diserahkan begitu saja, melainkan harus didampingi," imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjut Ghofirin, fungsi tenaga pendamping desa (PD) milik Kementerian Desa dan PDT diharapkan dapat menjadi solusi untuk mendampingi para mustahik di desa yang ingin diberdayakan.

"Sehingga, dana zakat tidak sekali beri sekali pakai, tetapi sekali diberi bisa dipakai berulang kali. Bagaimana caranya, dengan zakat produktif," tegasnya.

Ghofirin mengaku, pihaknya bersama empat pimpinan lainnya baru kali ini melakukan rakor sejak dilantik pada 9 Agustus 2026 oleh Gubernur Jatim Khofifah.

"Saya menjabat Ketua Baznas bersama empat pimpinan lainnya baru satu bulan, dan ini adalah kali perdana kami melakukan rapat koordinasi sinergitas antar lembaga yakni Baznas Jatim dan Kemendes PDT melalui tenaga profesional," ungkapnya.

Pihaknya menegaskan akan berikhtiar semaksimal mungkin agar program tersebut dapat terwujud pada sisa waktu tahun ini yang hanya sekitar tiga bulan.

Hal itu dilakukan agar masyarakat Jawa Timur semakin peduli dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Jatim.

"Saya dalam kesempatan ini juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki, para donatur yang telah menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekahnya melalui UPZ-UPZ di bawah Baznas Jawa Timur," pungkasnya.

Menurutnya, melalui dana tersebut, Baznas Jatim dapat melakukan berbagai upaya untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat Jawa Timur.

Turut hadir Stafsus Menteri Bidang Pengembagan SDM dan Hubungan Kelembagaan Dr HM Afif Zamroni Lc MEI, serta Wakil Ketua (Waka) I Baznas Jatim H mam Hambali MSEI, Waka II Baznas Jatim HA Afif Amrullah SHI MEI, Waka III Baznas Jatim Hj. Amirotul Mu'minah MPdI, dan Waka IV Baznas Jatim Assoc. Prof Dr H Moch Syarif Hidayatullah Lc MHum CDAI.

(ari/van)