Genjot Ketahanan Pangan, Pramuka Jatim Kembangkan Benih Jagung Unggul Berlabel KIP

“Ya, kita sudah bukan hanya menghasilkan pangan yang untuk diproduksi di pangan, konsumsi pangan, tapi juga kita sudah membuat benih-benih unggul. Salah satunya benih unggul jagung dengan label KIP,” kata Arum.

KIP yang dimaksud merupakan singkatan dari Kolaborasi Inovasi Polri.

Sementara itu, Wakil Ketua Pembina Anggota Muda Kwarda Pramuka Jatim, Arumi Bachsin, mengatakan program ketahanan pangan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang telah lama dijalankan Pramuka Jatim, termasuk program bedah rumah.

Menurutnya, antusiasme anggota Pramuka di berbagai daerah terhadap program ketahanan pangan sangat tinggi.

Sejumlah penghargaan bahkan diberikan kepada anggota maupun satuan Pramuka yang dinilai berhasil menjalankan program tersebut.

“Sekarang ditambah dengan ketahanan pangan yang luar biasa serentak yang ada di Jawa Timur. Kita melihat antusias dari seluruh lapisan Pramuka yang ada di Jawa Timur begitu luar biasa,” ujar Arumi.

Ia menambahkan, berbagai apresiasi yang diberikan dalam momentum Hari Pramuka ke-65 tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan kerja nyata yang dilakukan para anggota Pramuka di berbagai jenjang.

Dipilihnya Unesa sebagai tuan rumah peringatan Hari Pramuka ke-65 juga menjadi bentuk apresiasi Kwarda Jatim atas dukungan perguruan tinggi tersebut terhadap Gerakan Pramuka.

Arum menjelaskan salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dibukanya jalur khusus bagi anggota Pramuka untuk melanjutkan pendidikan di Unesa.

“Tahun ini adik-adik Pramuka bisa diterima menjadi jalur khusus Pramuka. Ada 100 adik-adik Pramuka yang menjadi mahasiswa di sini secara beasiswa,” jelasnya.

Tidak hanya untuk jenjang sarjana, kesempatan pendidikan juga diberikan kepada para pembina Pramuka yang ingin meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan pascasarjana.

Rektor Unesa Nurhasan mengatakan skema beasiswa tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada anggota Pramuka yang aktif menjalankan berbagai program untuk kepentingan masyarakat.

“Skema ini adalah skema untuk memberi apresiasi teman-teman Pramuka yang begitu betul mempunyai program-program untuk kepentingan masyarakat,” kata Nurhasan.

Ia menyebut sejumlah program Pramuka yang mendapat perhatian, antara lain bedah rumah, ketahanan pangan, serta berbagai program yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Nurhasan menegaskan Unesa siap mendukung program-program Pramuka di Jawa Timur, termasuk melalui pemberian beasiswa untuk meningkatkan kompetensi anggota dan pembina Pramuka.

“Pramuka ke depan itu harus tangguh dan cepat beradaptasi di era ketidakpastian ini. Karena ini untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Nurhasan, dukungan pendidikan tersebut tidak berhenti pada jenjang S1. Unesa juga membuka peluang beasiswa bagi anggota Pramuka untuk menempuh pendidikan S2 hingga S3.

“Jadi kita memberikan beasiswa untuk Pramuka tidak hanya S1, tapi S2 dan S3,” pungkasnya. (dev/van)