Tingkatkan Literasi Digital, Polres Ngawi Bekali 100 Pelajar Pemahaman Artificial Intelligence

Ringkasan Berita
  • Polres Ngawi menyelenggarakan program "Edukasi Paham AI" untuk 100 siswa SMK PGRI 1 Ngawi, guna meningkatkan literasi digital dan pemahaman tentang kecerdasan buatan.
  • Materi edukasi difokuskan pada penggunaan AI secara positif, aman, dan bertanggung jawab, termasuk etika digital dan pencegahan penyalahgunaan teknologi.
  • Program ini bertujuan membentuk generasi muda yang kritis, kreatif, dan beretika dalam bermedia digital serta membentengi mereka dari disinformasi.
  • Polres Ngawi berkomitmen terus menghadirkan edukasi teknologi yang relevan bagi pelajar di wilayah hukumnya sebagai bentuk edukasi preventif.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Polres Ngawi terus berkomitmen mendorong generasi muda agar lebih cerdas dan bijak menyikapi kemajuan teknologi. Melalui program "Edukasi Paham AI", Polres Ngawi memberikan pembekalan terkait kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kepada 100 siswa SMK PGRI 1 Ngawi.

Pelatihan yang bertempat di Laboratorium Komputer SMK PGRI 1 Ngawi ini dirancang untuk memperkuat literasi digital para siswa. Edukasi fokus pada penggunaan AI secara positif, aman, dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan dari kepala sekolah dan Ketua Tim Paham AI Polres Ngawi, sebelum dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Trainer Paham AI.

Kabag SDM Polres Ngawi, Kompol Budi Cahyono, menekankan pentingnya bagi pelajar untuk memiliki etika dan daya kritis saat bersentuhan dengan teknologi modern.

“AI merupakan teknologi yang memiliki banyak manfaat apabila digunakan secara tepat. Karena itu, para pelajar perlu memahami cara memanfaatkannya secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab, serta tetap menjunjung etika dalam bermedia digital,” jelas Budi Cahyono, Rabu (26/8/2026).

Ia menambahkan bahwa edukasi preventif ini juga bertujuan membentengi para siswa dari paparan disinformasi serta risiko penyalahgunaan teknologi digital.

“Generasi muda harus menjadi pengguna teknologi yang kritis, kreatif, dan beretika. Jangan sampai kemajuan teknologi justru disalahgunakan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Poin Penting Kegiatan Edukasi Paham AI:

  • Lokasi & Peserta: Laboratorium Komputer SMK PGRI 1 Ngawi, diikuti oleh 100 siswa.
  • Fokus Materi: Etika digital, pemanfaatan AI secara produktif, serta pemahaman risiko penyalahgunaan teknologi.
  • Tujuan Utama: Membentuk generasi muda yang cerdas digital, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan teknologi di masa depan.

Seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Polres Ngawi berkomitmen akan terus menghadirkan program edukasi teknologi yang relevan bagi para pelajar di wilayah hukumnya.