Ringkasan Berita
- Polres Jombang menggelar apel pasukan untuk mematangkan persiapan pengamanan Muktamar ke-35 NU, dengan melibatkan kekuatan gabungan dari Polda Jatim dan tiga polres tetangga.
- Kapolres Jombang menekankan personel harus bertugas secara humanis, profesional, dan proporsional mengingat peserta mencapai 90 ribu orang, termasuk kiai, ulama, ibu-ibu, dan anak-anak.
- Integrasi komunikasi antara aparat lokal, personel bantuan, dan panitia penyelenggara diperkuat untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan sejak dini.
- Kepolisian optimistis seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali berkat koordinasi lintas sektor yang dilakukan.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Polres Jombang mematangkan persiapan pengamanan Muktamar ke-35 NU dengan menggelar apel pasukan, Rabu (26/8/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan nasional berjalan tertib dan kondusif.
Apel dipimpin Kapolres Jombang AKBP, Ardi Kurniawan, didampingi sejumlah pejabat Polda Jawa Timur, di antaranya Kabag Dalops Roops Polda Jatim AKBP I Made Dhanu Wardana dan Kasubbag Binlakops Polda Jatim Kompol Hermanto.
Pengamanan melibatkan kekuatan gabungan, termasuk 1 SSK Sat Brimob Polda Jatim, 1 SSK Dit Samapta Polda Jatim, serta personel dari Polres Kediri, Nganjuk, dan Mojokerto.
Dalam arahannya, Kapolres Jombang menekankan pentingnya sikap sopan namun tegas saat bertugas, mengingat jumlah peserta dan pengunjung diperkirakan mencapai 90 ribu orang.
“Laksanakan tugas secara humanis, profesional, dan proporsional. Muktamar akan dihadiri para kiai, ulama, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk ibu-ibu dan anak-anak. Oleh karena itu, kedepankan pelayanan yang humanis,” paparnya.
Ardi mengingatkan setiap personel menguasai peran di area penugasan masing-masing serta tidak meremehkan potensi kendala sekecil apa pun. Ia mendorong integrasi komunikasi antara aparat kepolisian setempat, personel bantuan (BKO), dan panitia penyelenggara.
“Jangan underestimate terhadap situasi yang ada. Dengan jumlah massa yang diperkirakan mencapai 90 ribu orang, setiap potensi gangguan harus segera dideteksi dan dicegah agar tidak berkembang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Muktamar di Kabupaten Jombang, serta apresiasi kepada personel yang terlibat dalam pengamanan.
“Kami menghimbau seluruh jajaran untuk menjalankan misi pengamanan ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan,” pungkasnya.
Melalui koordinasi lintas sektor, kepolisian optimistis seluruh rangkaian Muktamar NU ke-35 di Kota Santri dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali hingga selesai. (aan/mar)










