Menurutnya, PKK memiliki kekuatan luar biasa karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari rumah ke rumah, untuk menggerakkan masyarakat agar lebih sehat, berdaya, dan bahagia.
Di sisi lain, tantangan pembangunan keluarga dan masyarakat ke depan semakin kompleks.
Isu stunting, ketahanan pangan, kesehatan lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga membutuhkan perhatian dan kerja bersama.
Karena itu, Gus Qowim mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dan kolaborasi.
“Sebagaimana pesan Mbak Wali setiap apel, yaitu memperkuat sinergi dan kolaborasi. Tidak mungkin kita bisa menuju kepada kebaikan, kecuali kita harus bergandeng tangan, dan berkolaborasi dengan semua pihak,” katanya.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Kediri menekankan pentingnya PKK bergerak berdasarkan data dan inovasi agar setiap program konkret dan tepat sasaran.
“Program PKK di Kota Kediri harus berbasis data lapangan, konkret, tepat sasaran, dan kreatif di dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Selain berbasis data, Gus Qowim mendorong pemanfaatan teknologi digital serta peningkatan kapasitas kader.
"Di era media sosial dan platform digital, harus menjadi alat PKK untuk mengedukasi, seperti tadi sudah dilaunching, yaitu SIM PKK. Yang kemudian mampu mengedukasi lebih sempurna, menginspirasi lebih lengkap, dan mempercepat penyebaran informasi positif. Serta kader PKK ini bisa menjadi kader yang adaptif dan kompeten,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Kediri berharap HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, menghadirkan inovasi nyata, dan menguatkan gerakan bersama dalam mewujudkan keluarga Kota Kediri yang sehat, cerdas, produktif, dan harmonis.
Dalam rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Cipta Desain Seragam Batik Khas TP PKK Kota Kediri, Lomba Cipta Jingle “Cinta Anak Cinta Keluarga”, serta Lomba Cerdas Cermat Pokja IV.
Penghargaan juga diberikan atas pengabdian kader selama 15 tahun secara terus-menerus, yakni Wiwit Sri Wahyuni, Sekretaris TP PKK Kecamatan Pesantren; Wiwik Ratnawati, Sekretaris TP PKK Kecamatan Pesantren; dan Pujiati, Sekretaris Pokja I TP PKK Kelurahan Mojoroto.
Selain itu, apresiasi diberikan kepada kelurahan pelaksana 10 Program Pokok PKK yang diraih oleh Kelurahan Sukorame, Banaran, dan Semampir. (uji/van)










