GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sekretaris DPD Golkar Jatim, Blegur Prijanggono, menargetkan Golkar Gresik kembali berjaya seperti Pemilu 2014 dengan raihan 11 kursi dewan. Target tersebut disampaikan usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar Gresik 2026, Selasa (4/8/2026).
“Golkar Gresik pada Pemilu 2014 menjadi partai pemenang dengan raihan 11 kursi. Pemilu 2019 turun jadi 8 kursi lalu pada Pemilu 2024 kembali turun jadi 6 kursi. Kami menargetkan Golkar Gresik bisa mengembalikan kejayaan itu,” kata Blegur.
Ia meminta pengurus Golkar Gresik di bawah kepemimpinan Wongso Negoro intens melakukan konsolidasi dan penggalangan massa. Apabila target 11 kursi sulit tercapai, minimal Golkar Gresik diharapkan meraih 9 kursi atau satu kursi di setiap daerah pemilihan (Dapil).
Blegur menilai rivalitas dengan PDIP, Gerindra, dan PKB di Pemilu 2029 akan berat, namun Golkar memiliki pengalaman menghadapi dinamika politik.
“Golkar memiliki strategi-strategi khusus dalam mendapatkan kursi legislatif di daerah-daerah yang kepala daerahnya bukan dari Golkar,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Gresik, Wongso Negoro, menegaskan pihaknya menargetkan minimal satu kursi di setiap Dapil, bahkan dua kursi di Dapil IV (Menganti-Kedamean) dan Dapil IX (Manyar-Bungah).
“Golkar di dua Dapil itu pada Pemilu 2014 masing-masing dapat dua kursi. Kami optimis dapat kembali kita raih di 2029,” katanya.
Ia menambahkan, figur potensial yang pernah duduk di DPRD akan kembali dicalonkan, termasuk Miftahol Jannah dari Pulau Bawean.
“Mbak Miftahol Jannah kami minta kembali maju di Dapil Sangkapura dan Tambak karena figurnya masih kuat dan diterima masyarakat,” pungkasnya. (hud/mar)










