Pemkab Kejar Investasi Rp30 Triliun, Bupati Gresik Tekankan Manfaat Nyata bagi Warga

Ringkasan Berita
  • Pemerintah Kabupaten Gresik menargetkan realisasi investasi Rp30 triliun pada 2026, dengan capaian per semester pertama 2026 sekitar Rp11,4 triliun.
  • Investasi yang dikejar ditekankan untuk memberikan manfaat langsung seperti penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, peningkatan kompetensi tenaga kerja, dan keberlanjutan lingkungan.
  • Pemkab berkomitmen meningkatkan kepastian investasi melalui penyelesaian tata ruang yang jelas dan pelayanan perizinan yang cepat serta solutif bagi pelaku usaha.
  • Gresik mengandalkan daya tarik strategisnya seperti kawasan industri, pelabuhan, dan infrastruktur, serta mendorong kemitraan konkret melalui platform marketplace UMKM dan kolaborasi pengelolaan sampah.
  • Forum bisnis ini juga menjadi ajang pemberian penghargaan kepada berbagai perusahaan yang berkontribusi besar dalam realisasi investasi, penyerapan tenaga kerja lokal, dan kemitraan dengan UMKM.

Menurutnya, investasi yang masuk ke Gresik harus dipandang lebih luas daripada sekadar angka realisasi.

Investasi diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM lokal, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Investasi mungkin dimulai dengan angka, tetapi kemitraan dibangun melalui kepercayaan. Investasi menghadirkan proyek, tetapi kemitraan menciptakan masa depan," ujarnya.

Hingga semester pertama 2026, realisasi investasi di Kabupaten Gresik telah mencapai sekitar Rp11,4 triliun.